Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
1 Remaja Tewas 2 Hilang Saat Wisata di Air Terjun
BERITABALI.COM, NTB.
Tiga orang remaja hanyut terseret arus saat berwisata di pemandian air terjun Tibu Atas, Dusun Batu Asak, Desa Buwun Sejati, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, Kamis (4/11).
Satu orang tewas dalam insiden tersebut. Sementara dua orang lainnya belum ditemukan. Korban meninggal atas nama Ayat (17 tahun), asal Lingkungan Karang Bata, Abian Tubuh, Kota Mataram.
Dia sempat selamatkan, namun meninggal dunia setelah sempat dirawat di Puskesmas Suranadi. Sementara korban hilang atas nama Erik (17 tahun) dan Andre Firmansyah (20 tahun).
Mereka sama-sama berasal dari Lingkungan Karang Bata, Abian Tubuh, Kota Mataram. Hingga saat ini, tim bersama warga masih berupaya melakukan pencarian.
Kejadian terseret arus ini bermula saat tiga korban bersama teman-temannya berwisata ke pemandian Tibu Atas, Narmada, Lombok Barat. Rombongan remaja tersebut berjumlah 10 orang.
Mereka datang ke lokasi menggunakan sepeda motor sekitar pukul 11.50 WITA. Para remaja tersebut kemudian mandi di sungai yang airnya sudah mulai keruh.
Pukul 12.00 WITA, tiga orang nekat mandi atas nama Ayat, Erik, dan Andre Firmansyah. Karena arus sungai semakin deras seiring meningkatnya volume air sungai setelah hujan.
Ketiga remaja tersebut kemudian hanyut terseret arus sungai. Rekan-rekannya berusaha menolong namun tidak bisa. Pukul 12.30 WITA, 7 orang teman korban diamankan di Puskesmas Suranadi karena mengalami trauma.
Pukul 12.50 WITA, Babinpolmas Buwun Sejati mendapat informasi dari Linmas, selanjutnya Babinpolmas menghubungi Basarnas untuk meminta bantuan.
Pukul 14.40 WITA, tim dari Basarnas tiba di Dusun Batu Asak selanjutnya menuju lokasi untuk melaksanakan pencarian korban. Sampai saat ini kedua korban belum di temukan.
Kepala SAR Mataram, Nanang Sigit PH mengatakan, hingga pukul 18.00 WITA korban belum ditemukan. Sehingga pencarian akan dilanjutkan Kamis (5/11) pagi.
"Pencarian akan dilanjutkan besok pagi," terang Nanang Sigit.
Reporter: bbn/lom
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun