Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Pemuda Aniaya Pria yang Bentak Ibunya Sampai Menangis
BERITABALI.COM, NTB.
Seorang pemuda di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), berinisial MA (18 tahun) nekat menganiaya orang yang membentak dan hendak memukuli ibunya dengan sebilah badik.
Peristiwa menggemparkan ini terjadi pada Senin (22/11). MA yang tinggal di kawasan Taliwang akhirnya ditangkap tim Puma Satreskrim Polres Sumbawa Barat tanpa perlawanan.
Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Heru Muslimin melalui Kasi Humas, Ipda Eddy Soebandi mengatakan, bahwa peristiwa itu bermula ketika korban berinisial DI (28 tahun) tahun warga Taliwang berselisih paham dengan ibu pelaku.
Ibu pelaku bermaksud mengklarifikasi tentang telepon genggam yang hilang. Korban DI tidak terima dituduh menyembunyikan HP Cekcok mulut tidak terhindarkan.
Ibu MA pun pulang sambil menangis. Dia melaporkan aksi DI yang membentak bahkan hendak memukulnya. Mendengar cerita ibunya, MA naik pitam. Lantas mengambil sebilah badik dan mendatangi DI.
Dia menanyakan maksud DI membentak ibunya. MA kemudian membacok korban sehingga melukai kepala dan lutut kirinya.
“Pelaku menganiaya korban dengan sebilah badik. Akibatnya korban mengalami luka robek pada bagian kepala dan luka robek pada lutut sebelah kiri,” ungkap Eddy, Selasa (24/11).
Pelaku di depan petugas mengakui perbuatannya. Dia dijerat Pasal 354 KUHP. Selanjutnya terduga pelaku bersama barang bukti diamankan di Mapolres Sumbawa Barat.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 317 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 199 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 114 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan