Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Bupati Suwirta Buka Turnamen Futsal Klungkung
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
"Tetap junjung sportifitas selama mengikuti pertandingan", pesan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika membuka turnamen Futsal bertempat di GOR Swecapura Klungkung pada Jumat (26/11/2021).
Bupati Suwirta mengharapkan para pemain agar jangan berkecil hati dalam mengikuti pertandingan, walaupun tanpa kehadiran suporter. Bupati Suwirta berpesan kepada panitia pelaksana, wasit dan pemain agar tetap mengutamakan prokes Covid-19 dalam mengikuti jalannya pertandingan.
Ketua panitia Wahyu Esa Putra melaporkan tujuan kegiatan ini dilaksanakan adalah untuk pengaktualisasian diri dalam proses pengembangan potensi para pemain futsal berusia muda dalam bidang olahraga futsal serta untuk membangkitkan kembali gairah olahraga Kabupaten Klungkung khususnya futsal, selain itu kegiatan ini bertujuan juga sebagai ajang seleksi calon pemain futsal Kabupaten Klungkung.
Lebih lanjut, Wahyu Esa Putra melaporkan Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari yakni tanggal 26 sampai dengan 28 November 2021, Bertempat di GOR Swecapura. Diikuti oleh 15 club.
Dan pembiayaan ini berasal dari dana hibah KONI Kabupaten Klungkung Tahun Anggaran 2021. Turut hadir dalam Kegiatan tersebut, Ketua Koni Kabupaten Klungkung I Wayan Subamia, dan instansi terkait lainnya.
Reporter: Humas Klungkung
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4134 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1414 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 751 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun