Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Mayat IRT Ditemukan Membusuk di Saluran Irigasi
BERITABALI.COM, NTB.
Sahruni (45 tahun) seorang ibu rumah tangga (IRT) beralamat di Dusun Kesambik Elen, Desa Jurit Baru Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lombok Timur (Lotim) ditemukan sudah menjadi mayat di saluran irigasi Dusun Kesambik desa setempat.
IRT yang diketahui mengalami gangguan jiwa tersebut ditemukan oleh seorang petani pada Jumat (26/11) dengan kondisi mayat mulai membusuk karena sudah lebih dari 48 jam. Penemuan mayat Sahruni tepatnya di kali perbatasan Dusun Sukatani dengan Dusun Kesambik Elen, Desa Jurit Baru.
Kapolsek Pringgasela, Iptu Muhammad Zulmajdi dalam keterangan resminya menerangkan mayat ditemukan oleh Adi Apriandi, 38 tahun. Petani yang berasal dari Dusun Semertak Desa Lendang Nangka Kecamatan Masbagik Kabupaten Lotim.
Mayat ditemukan Adi sekira 07.30 WITA. Mayat berada di saluran irigasi Dusun Kesambik Elen Desa Jurit. Kaget dan takut, Adi berteriak kepada teman-temannya dan melaporkan penemuan mayat tersebut ke Kepala Dusun Kesambik Elen, Amaq Rodi.
Pukul 08.00 WITA, Polisi bersama dengan warga setempat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pengamanan serta menghubungi Puskesmas Pringgasela untuk melakukan evakuasi terhadap korban.
Bersama dengan petugas kesehatan Puskesmas Pringgasela, mayat yang sudah dikenal identitasnya itu dibawa ke rumahnya. Hasil pemeriksaan utama melakukan evakuasi terhadap korban untuk dibawa ke rumah korban selanjutnya melakukan pemeriksaan oleh petugas medis.
Salah satu petugas medis Puskesmas Pringgasela, Dr Gigih Pratama, menerangkan tidak ditemukan tanda tanda bekas kekerasan. Diperkirakan, korban sudah lama meninggal dan baru ditemukan.
"Lebih dari 48 jam jenazah baru ditemukan sehingga sudah terjadi pembusukan,” terangnya.
Menurut penuturan suami korban, Sapri dan orang tua korban, Sahruni meninggalkan rumah sejak hari Rabu, 24 November 2021 sekitar jam 16.30 WITA. Korban disinyalir mengalami gangguan jiwa.
Penyebab kematian korban/jenazah belum bisa disimpulkan dan akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah serta menolak untuk dilakukan otopsi dan tidak akan mempermasalahkan peristiwa ini secara hukum ataupun pidana. Dengan membuat surat pernyataan dan surat pernyataan penolakan otopsi.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2822 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2038 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1986 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun