Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Ini Penyebab Banyak Pejabat Terjerat Kasus Hukum
BERITABALI.COM, BADUNG.
Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab pejabat setelah menjabat sebagian besar terjerat kasus korupsi.
Salah satu faktornya disebabkan karena tidak cukup memahami aturan-aturan terkait adanya perpindahan uang atau apapun.
"Tidak cukup memahami tatacara, SOP, Keuangan atau penyerahan bantuan. Jadi, dia tidak cukup memahami aturan-aturan terkait adanya perpindahan uang atau apapun," jelas Akademisi FISIP Universitas Udayana (Unud) Dr. Ni Made Ras Amanda G, Rabu (1/12).
Dikatakan memang tidak ada pejabat yang niat untuk korupsi atau bentuk-bentuk lain dari korupsi. Akan tetapi, lanjutnya ketidakpahaman terhadap tata cara dan yang lainnya akhirnya ada terjerat.
"Selanjutnya bisa saja pelaku korupsi bukan pihak yang bermain, akan tetapi menjadi ikut-ikutan. Atau masuk dalam sistem merugikan atau menariknya ke dalam pusaran tersebut. Sehingga, seakan-akan mereka bertanggung jawab," paparnya.
Lantas kenapa para pejabat terjerat korupsi, ia menyebut kemungkinan karena membutuhkan uangnya kembali.
"Berapa keluar dan berapa yang kembali dengan cara-cara tertentu," cetusnya.
Dalam hal ini, ia tidak melihat dari sudut pandang persfektif yang negatif, akan tetapi melihat kasusnya terlebih dahulu jika telah ada bukti bahwasanya ada indikasi memperkaya diri sendiri dan ada peran.
"Ya, itu perlu dipertanyakan dan memang sangat disayangkan setelah diberikan kepercayaan publik kemudian mengkhianati kepercayaan publik tersebut," pungkas Amanda.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 758 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 681 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 501 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 480 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik