Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 1 Agustus 2026
Gajah Sumatera Ditemukan Menyusui Dalam Kondisi Mati
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kabar tak menyenangkan kembali datang dari dunia konservasi. Seekor Gajah Sumatera betina, sebagai hewan yang dilindungi ditemukan tewas di Hutan Produksi yang dapat Dikonversi (HPK).
Menurut akun Instagram bbsda_riau, Gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) ditemukan tewas Jumat (10/12/21).
Gajah ditemukan di kebun warha di Dusun Kayu Api, Desa Koto Pait Beringin, Kec. Tualang Muandau, Kab. Bengkalis.
"Berawal pada Jum'at, 10 Desember 2021, sekitar pukul 10.00 WIB, Balai Besar KSDA Riau mendapat informasi bahwa anggota Tim Kelompok Masyarakat Peduli Gajah (KMPG) Desa Koto Pait Beringin bersama Rimba Satwa Foundation (RSF) - HIPAM menemukan seekor Gajah betina dewasa usia lebih kurang 25 tahun, diperkirakan sedang menyusui dalam kondisi mati," tulis akun tersebut.
Gajah tersebut diduga mati akibat sengatan listrik kabel PLN yang terhubung ke barak pekerja kebun sawit milik masyarakat.
"Bangkai Gajah berada di kebun sawit masyarakat yang berbatasan langsung dengan konsesi PT. Arara Abadi. Sedangkan Gajah liar sub populasi Giam Siak Kecil saat ini masih terpantau berada di sekitar bangkai Gajah yang ditemukan tersebut," imbuh akun tersebut.
Balai Besar KSDA Riau menurunkan Tim medisnya dipimpin drh. Danang untuk melakukan nekropsi demi memastikan penyebab kematian gajah tersebut.
Selain itu, pihak PLN juga telah turun ke lapangan untuk memutus arus listrik yang ada.
"Semoga dapat ditemukan penyebabnya dan untuk ke depannya tidak terjadi kembali hal seperti ini ya sob," tulis akun tersebut.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 173 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 101 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 99 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun