Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Nyumbang Hajatan Transparan, Tamu Bisa Minta Kembalian
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Saat hajatan, tamu undangan yang datang biasanya akan memberikan sumbangan. Sumbangan tersebut biasanya tak diketahui siapa yang memberikan berapa.
Hal ini disebabkan karena biasanya uang sumbangan diberikan dengan menggunakan amplop sehingga isi di dalamnya tak terlihat.
Namun hal berbeda terlihat dalam video di TikTok, di mana tamu undangan tak membungkus uang simbangan dengan amplop.
"Nyumbang [bukan] pakai amplop, nyumbang transparan," tulis akun @raizmbois yang mengunggah video tersebut.
"Kena mental enggak tuh yang nyumbang Rp20 ribu," imbuhnya.
Bisa Minta Kembalian
Pada video tersebut terlihat ibu-ibu membawa uang sumbangan tanpa diamplop sambil menyalami tuan rumah.
Dalam hal ini, tuan rumah duduk dengan memangku kardus untuk tempat uang sumbangan-sumbangan tersebut.
Bukan hanya tak dibungkus amplop, pemberi sumbangan juga bisa meminta kembalian.
Kebanyakan tamu memberikan uang Rp50 ribu, sementara orang yang memberi Rp100 minta kembalian sehingga memberi sumbangan Rp50 ribu seperti lainnya.
Respons Warganet
Video yang diunggah pada Sabtu (11/12/2021) itu mendapatkan berbagai komentar dari warganet.
"Ibuk baju pink nyumbang 100 minta kembalian 50 cerdas," komentar warganet.
"Enak begini transparan, jadi tau berapa-berapa yang disumbangi, kalau pakai amplop kadang isinya 5 ribu 10 ribu 2 ribu, kadang ada undangan makan banyak bawa sekeluarga isi amplop kosong," tambah warganet lain.
"Mungkin itu nyumbang di daerah tersebut ada patokannya 50 ribu. Mangkanya ada kembaliannya," imbuh warganet.
"Ini rata-rata 50, jadi enggak butuh amplop lah, yang 100 aja kembali 50," tulis warganet.
"Baru tau nyumbang minta kembalian," timpal lainnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6013 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2343 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2243 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan