Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 1 Agustus 2026
Nyumbang Hajatan Transparan, Tamu Bisa Minta Kembalian
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Saat hajatan, tamu undangan yang datang biasanya akan memberikan sumbangan. Sumbangan tersebut biasanya tak diketahui siapa yang memberikan berapa.
Hal ini disebabkan karena biasanya uang sumbangan diberikan dengan menggunakan amplop sehingga isi di dalamnya tak terlihat.
Namun hal berbeda terlihat dalam video di TikTok, di mana tamu undangan tak membungkus uang simbangan dengan amplop.
"Nyumbang [bukan] pakai amplop, nyumbang transparan," tulis akun @raizmbois yang mengunggah video tersebut.
"Kena mental enggak tuh yang nyumbang Rp20 ribu," imbuhnya.
Bisa Minta Kembalian
Pada video tersebut terlihat ibu-ibu membawa uang sumbangan tanpa diamplop sambil menyalami tuan rumah.
Dalam hal ini, tuan rumah duduk dengan memangku kardus untuk tempat uang sumbangan-sumbangan tersebut.
Bukan hanya tak dibungkus amplop, pemberi sumbangan juga bisa meminta kembalian.
Kebanyakan tamu memberikan uang Rp50 ribu, sementara orang yang memberi Rp100 minta kembalian sehingga memberi sumbangan Rp50 ribu seperti lainnya.
Respons Warganet
Video yang diunggah pada Sabtu (11/12/2021) itu mendapatkan berbagai komentar dari warganet.
"Ibuk baju pink nyumbang 100 minta kembalian 50 cerdas," komentar warganet.
"Enak begini transparan, jadi tau berapa-berapa yang disumbangi, kalau pakai amplop kadang isinya 5 ribu 10 ribu 2 ribu, kadang ada undangan makan banyak bawa sekeluarga isi amplop kosong," tambah warganet lain.
"Mungkin itu nyumbang di daerah tersebut ada patokannya 50 ribu. Mangkanya ada kembaliannya," imbuh warganet.
"Ini rata-rata 50, jadi enggak butuh amplop lah, yang 100 aja kembali 50," tulis warganet.
"Baru tau nyumbang minta kembalian," timpal lainnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 172 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 100 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 98 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun