Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 1 Agustus 2026
Polisi Bubarkan Acara Komunitas Ayani 2 Tak di Abiansemal
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kapolsek Abiansemal Kompol Ruli Agus Susanto, SH, MH, turun langsung membubarkan acara HUT ke 4 Komunitas Ayani 2 TAK yang berlangsung di objek wisata Alam Bali Desa Sedang, Abiansemal, Badung, pada Minggu 12 Desember 2021 sekitar pukul 14.30 WITA.
Pasalnya, pihak panitia yang menggelar acara tersebut tidak menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan tidak ada izin dari Satgas Covid-19.
Kapolsek Ruli mengatakan pihaknya membubarkan komunitas tersebut setelah menerima laporan dari warga setempat. Bahwa di objek wisata Alam Bali ada kerumunan massa yang mengendarai motor datang silih berganti.
"Komunitas ini merayakan HUT di objek wisata Alam Bali," ungkap Kompol Ruli saat dikonfirmasi.
Selain mengganggu ketertiban umum karena kebisingan motor yang kerap digeber-geber, para pengendara yang tergabung dalam Komunitas Ayani 2 TAK itu tidak menerapkan prokes 3M. Seperti tidak pakai masker dan jaga jarak. Padahal, saat ini wabah covid-19 sedang melanda dunia dan Bali pada khususnya.
Setelah menerima informasi tersebut, Kapolsek Ruli dan anggotanya bergerak ke objek wisata Alam Bali yang terletak di Desa Sedang, Abiansemal Badung, sekitar pukul 14.30 WITA.
Kedatangan Kapolsek dan anggotanya membuat kaget para komunitas yang jumlahnya 500 orang itu. Selanjutnya pihak panitia dipanggil untuk dimintai keterangan. Setelah menerima konfirmasi dari pihak panitia, Polisi secara humanis meminta para komunitas yang sedang merayakan HUT untuk membubarkan diri.
"Secara humanis, para komunitas ini kami minta untuk membubarkan diri karena tidak menerapkan prokes dan tidak ada izin dari Satgas Covid-19," tegasnya.
Soal sanksi, Kompol Ruli menjelaskan pihak panitia saat ini masih dimintai keterangan terkait acara tersebut. Hal ini dilakukan agar kegiatan serupa tidak terulang kembali.
"Saat ini panitia yg bertanggung jawab sedang diklarifikasi. Kita mintai informasi untuk mengedepankan pencegahan agar kejadian ini tidak terulang kembali," bebernya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 202 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 137 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 135 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun