Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 1 Agustus 2026
Viral Pancake Ini Disenggol Bisa Goyang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pancake Jepang super empuk beberapa waktu lalu sempat menghebohkan dunia maya. Siapa sangka, di Yogyakarta juga ada penjual pancake Jepang super empuk dengan beragam varian topping yang menggoda.
Pluffy Pancake menjual pancake ala Jepang dengan tekstur yang super empuk. Saking empuknya, pancake tersebut bisa bergoyang saat sedikit disenggol.
Pancake tersebut baru akan dibuat saat ada pesanan masuk sehingga tetap hangat saat disajikan. Pluffy Pancake hingga kini sudah memiliki 3 cabang yakni di Jalan Perumnas, Jalan Monjali, dan Lippo Plaza.
Meski tebal, teksturnya tetap empuk dan menggoda. Dua pancake akan ditumpuk jadi satu, kemudian disiram dengan krim keju.
Kenikmatan akan bertambah dengan taburan aneka topping. Ada 9 topping nikmat yang bisa dicoba, di antaranya cheesy Oreo, blueberry sour, lotus biscoff, sweety berry, dan lainnya.
Tekstur pancake yang sangat lembut dan super fluffy ini bisa bikin ketagihan. Satu porsi souffle pancake ini dihargai Rp30 ribu sampai Rp35 ribu.
Harga tersebut sebanding dengan rasa nikmat yang ditawarkan serta kualitas bahannya. Tak hanya menyajikan souffle pancake, tempat ini juga menawarkan banyak jenis minuman yang patut dicoba.
Meski demikian, kini ada pula paket hemat dengan harga mulai dari Rp18 ribu saja. Paket hemat ini bisa dipesan melalui layanan aplikasi ojek online.
Pluffy Pancake Monjali dan Perumnas bisa dikunjungi setiap hari mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan 20.00 WIB Sedangkan gerai di Lippo Plaza buka mulai pukul 11.00 WIB sampai 20.00 WIB.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 202 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 137 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 135 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun