Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Gerebek Sabung Ayam, Polisi Sita 34 Motor Ditinggal Pemiliknya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Polisi menggerebek arena judi sabung ayam di Jember Jawa Timur ( Jatim ). Sebanyak 34 kendaraan sepeda motor ditinggal lari pemiliknya.
Penggrebekan itu, dilakukan Tim Alap -Alap Sat Samapta Polres Jember di Dusun Karanganyar Desa Karangrejo Gumukmas, Minggu (12/12/2021) sekitar pukul 13.00 WIB.
"34 sepeda motor yang tidak sesuai dengan spketek kita amankan," kata Kasat Samapta Polres Jember AKP Eko Basuki dikonfirmasi melalui selulernya.
Selain sepeda motor, barang bukti yang juga berhasil diamankan, 5 kurungan ayam, 2 jam dinding, 2 ranjang dan 5 ekor ayam.
Penggrebekan itu, berdasarkan informasi masyarakat, dimana lokasi tersebut sering dijadikan judi sabung ayam.
"Dimana Jember masih dalam posisi PPKM level 3 dan masih dilarang berkerumun," jelas Eko.
Karena kedatangan Polisi menggunakan kendaraan dinas dan berseragam lengkap, sehingga para penjudi dari jauh sudah kelihatan kedatangan petugas.
"Jadi sesampainya dilokasi, para penjudi sudah lari dan bubar," ujarnya.
Kasat Samapta mengimbau masyarakat, agar saling peduli dengan lingkungan, dengan menjaga keamanan dan ketentraman.
"Apabila ada sesuatu, masyarakat untuk melaporkan ke kami, atau petugas lainnya," katanya menegaskan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5401 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3449 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2284 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1070 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan