Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 15 Oktober 2026
Warga Binaan Kirim Produk Meubelair Cukli ke Luar Kota
Target Jadi Lapas Industri
BERITABALI.COM, NTB.
Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Mataram Kanwil Kemenkumham NTB ternyata mampu menghasilkan produk meubelair Cukli yang siap bersaing di pasaran.
Bahkan hasil karya dari para warga binaan yang sedang menjalani masa hukuman ini, sudah dikemas untuk pengiriman ke Surabaya dan Jakarta.
Terbukti, Selasa (14/12) sore kemarin Kasubsi Pengelolaan Hasil Kerja, Komang Suryana beserta staff tampak sibuk melakukan pengemasan dan melakukan droping 1 set kursi cukli ke truk Ekspedisi pengiriman barang ke luar kota.
“Ini pengiriman perdana kita ke Surabaya, tentu ini menjadi bukti keseriusan kita dalam proses pembinaan warga binaan di Lapas,” terang pria yang akrab disapa Komang tersebut.
Menurut Komang, produk cukli dari pembinaan yang dilakukan terhadap 7 orang warga binaan di Lapas Mataram tersebut akan mampu bersaing dengan produk cukli di luar Lapas.
“Bahkan ke depan kita akan ada lagi kiriman ke Jakarta, saat ini pesanan sudah diproses,” ungkapnya dengan yakin.
Komang mengaku pembinaan meubelair cukli merupakan Instruksi langsung Kalapas Mataram, Ketut Akbar Herry Achjar dengan harapan kelak Lapas Mataram mampu menjadi Lapas Industri.
Selain itu bahan baku yang diperlukan seperti kerang dan kayu mahoni/Jati sangat mudah ditemukan juga menjadi faktor pendukung.
"Ketersediaan bahan baku sangat mudah kita dapatkan, sehingga kami dapat menjamin kualitasnya terjaga dengan baik,” ujar Komang.
Sementara itu dalam proses pengerjaannya sendiri, 1 set kursi Cukli membutuhkan waktu sekitar 20 hari kerja. Pasalnya dalam setiap proses, para warga binaan dituntut memperhatikan detail di setiap tahap pekerjaan. Mulai dari pemilihan kayu, pembuatan pola hingga pada tahap finishing. Sehingga kualitas yang nantinya akan dipasarkan adalah kualitas terbaik.
“Waktu pengerjaan sebenarnya tergantung jenis produk yang dipesan karena bukan hanya kursi saja, ada banyak jenis kerajinan cukli yang kami kerjakan,” tutup Komang.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4362 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2043 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1909 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1575 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1411 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan