Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 15 Oktober 2026
3 Orang Tewas Saat Mandi Hujan di Bendungan
BERITABALI.COM, NTB.
Tiga orang ditemukan tewas tenggelam di Bendungan Kondong Desa Mareje Kecamatan Lembar, Lombok Barat, Rabu (15/12) sekitar pukul 14.30 Wita.
Tiga korban masing-masing atas nama Ita Cahyani (19 tahun), Nurul Iza Fatima (10 tahun) dan Siti Soleha (24 tahun) mandi menuju bendungan saat hujan sedang deras.
Awal kejadian diketahui oleh ibu salah satu korban, yang mencari anaknya setelah hujan reda. Pasalnya, hujan sudah reda namun anaknya atas nama Ita Cahyani belum juga usai mandi di bendungan dan balik pulang ke rumah.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Mataram, Nanang Sigit PH menyebutkan pihaknya sudah menerima laporan kejadian tiga warga tewas tenggelam di bendungan.
"Ibu korban mencari ke bendungan dan ditemukan Ita anaknya sudah mengambang di bendungan, Ibu Korban berteriak minta tolong kepada warga setempat," kata Nanang Sigit.
Setelah penemuan jenazah Ita, ditemukan korban kedua atas nama Siti Soleha. Dan sekitar 30 menit kemudian ditemukan lagi korban Nurul (10 tahun).
Ketiga korban kemudian di bawa ke Puskesmas EYat Mayang pukul 15.20 WITA, dan hasil pemeriksaan ketiga korban dinyatakan meninggal. Ketiga jenazah di bawa pulang oleh keluarga menggunakan mobil Ambulance Puskesmas.
"Kami mengimbau kepada masyarakat, terutama anak-anak, agar menghindari aktivitas di perairan. Terlebih musim hujan seperti sekarang ini. Kalau bisa hindari dulu," pesan Nanang.
Dan di hari yang sama, SAR Mataram juga mendapat laporan warga hanyut di sungai atas nama Wil (25 tahun)
Warga asal lingkungan Karang Seme Kecamatan Sekarbela kota Mataram diduga terbawa arus Sungai Berenyok Desa Pagesangan Kota Mataram, Rabu (15/12).
Menurut laporan yang diterima pukul 19.00 WITA dari Kalak BPBD Kota Mataram, pada pukul 12.30 Wita korban bersama teman-temanya menyisiri sungai untuk mencari ikan dari Pesongoran.
Tiba-tiba korban hilang dan dicurigai tenggelam terseret arus sungai dekat Universitas Muhammadiyah. Sempat dilakukan pencarian sebelum dilaporkan ke pihak terkait.
Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit PH mengatakan telah menerjunkan personilnya untuk melakukan pencarian bersama TNI, Polri, BPBD, warga setempat, dan lainnya.
“Pencarian dengan menyisiri sungai,” kata Nanang.
Sampai dengan pukul 21.00 WITA korban belum ditemukan dan pencarian masih berlangsung.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4364 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2043 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1909 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1575 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1412 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan