Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




3 Orang Tewas Saat Mandi Hujan di Bendungan

Rabu, 15 Desember 2021, 22:25 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/3 Orang Tewas Saat Mandi Hujan di Bendungan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

Tiga orang ditemukan tewas tenggelam di Bendungan Kondong Desa Mareje Kecamatan Lembar, Lombok Barat, Rabu (15/12) sekitar pukul 14.30 Wita. 

Tiga korban masing-masing atas nama Ita Cahyani (19 tahun), Nurul Iza Fatima (10 tahun) dan Siti Soleha (24 tahun) mandi menuju bendungan saat hujan sedang deras. 

Awal kejadian diketahui oleh ibu salah satu korban, yang mencari anaknya setelah hujan reda. Pasalnya, hujan sudah reda namun anaknya atas nama Ita Cahyani belum juga usai mandi di bendungan dan balik pulang ke rumah.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Mataram, Nanang Sigit PH menyebutkan pihaknya sudah menerima laporan kejadian tiga warga tewas tenggelam di bendungan.

"Ibu korban mencari ke bendungan dan ditemukan Ita anaknya sudah mengambang di bendungan, Ibu Korban berteriak minta tolong kepada warga setempat," kata Nanang Sigit. 

Setelah penemuan jenazah Ita, ditemukan korban kedua atas nama Siti Soleha. Dan sekitar 30 menit kemudian ditemukan lagi korban Nurul (10 tahun).

Ketiga korban kemudian di bawa ke Puskesmas EYat Mayang pukul 15.20 WITA, dan hasil pemeriksaan ketiga korban dinyatakan meninggal. Ketiga jenazah di bawa pulang oleh keluarga menggunakan mobil Ambulance Puskesmas.

"Kami mengimbau kepada masyarakat, terutama anak-anak, agar menghindari aktivitas di perairan. Terlebih musim hujan seperti sekarang ini. Kalau bisa hindari dulu," pesan Nanang.

Dan di hari yang sama, SAR Mataram juga mendapat laporan warga hanyut di sungai atas nama Wil (25 tahun) 

Warga asal lingkungan Karang Seme Kecamatan Sekarbela kota Mataram diduga terbawa arus Sungai Berenyok Desa Pagesangan Kota Mataram, Rabu (15/12).

Menurut laporan yang diterima pukul 19.00 WITA dari Kalak BPBD Kota Mataram, pada pukul 12.30 Wita korban bersama teman-temanya menyisiri sungai untuk mencari ikan dari Pesongoran. 

Tiba-tiba korban hilang dan dicurigai tenggelam terseret arus sungai dekat Universitas Muhammadiyah. Sempat dilakukan pencarian sebelum dilaporkan  ke pihak terkait.  

Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit PH mengatakan telah menerjunkan personilnya untuk melakukan pencarian bersama TNI, Polri, BPBD, warga setempat, dan lainnya.

“Pencarian dengan menyisiri sungai,” kata Nanang.

Sampai dengan pukul 21.00 WITA korban belum ditemukan dan pencarian masih berlangsung.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami