Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 15 Oktober 2026
Viral Video Remaja Perempuan Dihajar di Kuburan China
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Video yang menunjukkan remaja perempuan menjadi korban perundungan sejumlah remaja putri lainnya beredar di media sosial (medsos).
Dilihat Senin (20/12/2021), dalam video yang beredar terlihat seorang remaja tersebut dibawa oleh sekitar empat orang lainnya di lokasi kuburan China.
Korban kemudian ditarik oleh salah seorang pelaku dan langsung menendangnya hingga jatuh. Salah seorang teman pelaku merekam detik-detik pemukulan ini.
Pelaku lainnya juga menghajar korban. Pukulan bertubi-tubi mendarat di tubuh korban yang tampak meringis kesakitan.
"Udah kak, plis kak," kata korban.
"Ini pelajaran buat kau ya," jawab pelaku.
Pada Sabtu (18/12/2021) video itu tersebar di media sosial (Medsos) saat salah satu akun Facebook mengunggahnya. Tak lama berselang video itu dihapus oleh pemilik akun.
Namun demikian, video itu sudah beredar luas bahkan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.
Polisi juga telah buka suara mengenai beredarnya video perundungan terhadap anak dibawah umur tersebut.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengaku masih menyelidiki terkait video viral tersebut.
"Videonya sudah kita simpan dan kasusnya masih dalam penyelidikan," katanya.
Penjelasan Kadus Delitua
Kepala Dusun III Desa Mekar Sari Kecamatan Delitua Kabupaten Deli Serdang, Rudiono membantah kalau video itu terjadi di wilayahnya.
"Itu mungkin video dari daerah lain, kalau dari Desa Mekar Sari Dusun III, tidak ada kejadian seperti video itu," katanya.
Pihaknya bersama pihak kepolisian juga telah mengecek ke rumah warga yang diduga menjadi korban penganiayaan, namun berbeda orang.
"Harapan kita jangan mudah percaya dengan berita kayak gini, kayaknya sengaja membuat gaduh. Bagi penyebar video ini, jangan buat seperti ini, buat kegaduhan, berhubung video juga beredar ya terima resikonya," ucapnya.
Sementara, M Susilo (48) salah seorang warga Delitua, mengatakan memang benar anaknya menjadi korban penganiayaan. Tapi anaknya bukanlah yang ada di dalam video itu.
"Kalau pemukulan yang viral sekarang ini bukan anak saya," katanya.
Susilo mengaku, putrinya tampak berbeda jauh dengan sosok remaja perempuan yang ada di dalam videonya.
"Anak saya dipukul oleh pelaku satu orang, kejadiannya bukan di kuburan China, tapi di sebelah rumah," tandasnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4376 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2043 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1914 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1575 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1413 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan