Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 15 Oktober 2026
3 Catatan Penting Gubernur Koster Antisipasi Omicron Saat Nataru
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Wayan Koster menghimbau, agar semua Kepala Daerah bersama Forkopimda agar melaksanakan 3 poin penting sebagai langkah antisipasi jelang Hari Natal dan menyambut Tahun Baru 2022.
Hal ini juga untuk mengantisipasi Varian Omicron diduga sudah masuk di 88 negara, bahkan WHO mengidentifikasi Omicron sudah ada di semua negara.
Tiga poin tersebut diantaranya, pertama; menyiapkan rumah sakit dengan baik, protokol kesehatan harus benar-benar dilaksanakan dengan ketat, terutama penggunaan masker.
Kemudian melakukan testing dan tracing harus dilaksanakan dengan optimal terutama di tempat-tempat publik, seperti mall, pusat perbelanjaan, airport, pelabuhan, tempat wisata, dan lain-lain, serta pelaksanaan vaksinasi harus terus dipercepat.
Menindaklanjuti himbauan Gubernur, Bupati Sanjaya menekankan kepada seluruh jajaran terkait di lingkungan Pemkab Tabanan untuk melakukan antisipasi penyebaran kasus di berbagai titik.
Bahkan Ia mengakui telah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh OPD terkai, para Camat, FKUB dan lembaga lainnya untuk tindak lanjut Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021.
Dalam Inmendagri tersebut diantaranya menyebutkan agar melakukan pengetatan dan pengawasan protokol kesehatan di tempat yang berpotensi kerumunan (tempat ibadah, pusat perbelanjaan, dan wisata lokal). Kegiatan seni budaya dan olahraga dilakukan tanpa penonton, menutup alun-alun, mengoptimalkan penggunaan aplikasi peduli lindungi, wajib 2 kali vaksin untuk syarat pelaku perjalanan.
Juga dilarang melaksanakan perayaan tahun baru di tempat terbuka dan di tempat tertutup, meniadakan acara perayaan tahun baru di pusat perbelanjaan dan mall kecuali pameran UMKM. Perpanjangan jam operasional pusat perbelanjaan dan mall mulai pukul 09.00 - 22.00 WITA.
Untuk Kabupaten Tabanan, pelaksanaan vaksin pertama telah mencapai 95,48 persen dan vaksin kedua mencapai 88,89 persen sesuai target sasaran. Sedangkan untuk vaksinasi anak 6-11 tahun saat ini masih berlanjut.
Menurut Sanjaya, melakukan vaksinasi adalah salah satu cara untuk mengntisipasi penyebaran Covid-19. Untuk itu, Ia menghimbau kepada jajaran terkait agar melakukan percepatan vaksinasi.
Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang belum tervaksin agar melaksanakan vaksinasi. Juga tiada henti-hentinya Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat dengan pendekatan 5 M.
“Hal ini tiada lain untuk keselamatan diri kita, keluarga kita dan orang lain di sekitar kita. Mari selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat dengan pendekatan 5 M jelang menyambut Hari Natal dan Tahun Baru 2022 ini,” pinta Sanjaya saat Rapat Koordinasi penanganan Covid-19 dalam rangka Hari Natal dan menyambut Tahun Baru 2022 bersama Gubernur Bali di Gedung Jaya Sabha, Denpasar, Minggu, (19/12).
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4376 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2043 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1914 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1575 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1413 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan