Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 26 Mei 2026
3 Catatan Penting Gubernur Koster Antisipasi Omicron Saat Nataru
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Wayan Koster menghimbau, agar semua Kepala Daerah bersama Forkopimda agar melaksanakan 3 poin penting sebagai langkah antisipasi jelang Hari Natal dan menyambut Tahun Baru 2022.
Hal ini juga untuk mengantisipasi Varian Omicron diduga sudah masuk di 88 negara, bahkan WHO mengidentifikasi Omicron sudah ada di semua negara.
Tiga poin tersebut diantaranya, pertama; menyiapkan rumah sakit dengan baik, protokol kesehatan harus benar-benar dilaksanakan dengan ketat, terutama penggunaan masker.
Kemudian melakukan testing dan tracing harus dilaksanakan dengan optimal terutama di tempat-tempat publik, seperti mall, pusat perbelanjaan, airport, pelabuhan, tempat wisata, dan lain-lain, serta pelaksanaan vaksinasi harus terus dipercepat.
Menindaklanjuti himbauan Gubernur, Bupati Sanjaya menekankan kepada seluruh jajaran terkait di lingkungan Pemkab Tabanan untuk melakukan antisipasi penyebaran kasus di berbagai titik.
Bahkan Ia mengakui telah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh OPD terkai, para Camat, FKUB dan lembaga lainnya untuk tindak lanjut Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021.
Dalam Inmendagri tersebut diantaranya menyebutkan agar melakukan pengetatan dan pengawasan protokol kesehatan di tempat yang berpotensi kerumunan (tempat ibadah, pusat perbelanjaan, dan wisata lokal). Kegiatan seni budaya dan olahraga dilakukan tanpa penonton, menutup alun-alun, mengoptimalkan penggunaan aplikasi peduli lindungi, wajib 2 kali vaksin untuk syarat pelaku perjalanan.
Juga dilarang melaksanakan perayaan tahun baru di tempat terbuka dan di tempat tertutup, meniadakan acara perayaan tahun baru di pusat perbelanjaan dan mall kecuali pameran UMKM. Perpanjangan jam operasional pusat perbelanjaan dan mall mulai pukul 09.00 - 22.00 WITA.
Untuk Kabupaten Tabanan, pelaksanaan vaksin pertama telah mencapai 95,48 persen dan vaksin kedua mencapai 88,89 persen sesuai target sasaran. Sedangkan untuk vaksinasi anak 6-11 tahun saat ini masih berlanjut.
Menurut Sanjaya, melakukan vaksinasi adalah salah satu cara untuk mengntisipasi penyebaran Covid-19. Untuk itu, Ia menghimbau kepada jajaran terkait agar melakukan percepatan vaksinasi.
Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang belum tervaksin agar melaksanakan vaksinasi. Juga tiada henti-hentinya Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat dengan pendekatan 5 M.
“Hal ini tiada lain untuk keselamatan diri kita, keluarga kita dan orang lain di sekitar kita. Mari selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat dengan pendekatan 5 M jelang menyambut Hari Natal dan Tahun Baru 2022 ini,” pinta Sanjaya saat Rapat Koordinasi penanganan Covid-19 dalam rangka Hari Natal dan menyambut Tahun Baru 2022 bersama Gubernur Bali di Gedung Jaya Sabha, Denpasar, Minggu, (19/12).
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2169 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2018 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1495 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1383 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli