Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 26 Mei 2026
Cowok Beli Siomay Sambil Meledek Penjual
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Aksi cowok yang berniat membeli siomay dari pedagang keliling menjadi viral. Bagaimana tidak, ia sampai frontal menghina penjual siomay dengan kata-kata nylekit.
Momen ini dibagikan oleh akun TikTok @bukanakang. Hingga berita ini dipublikasikan, peristiwa tersebut telah disaksikan 12 juta kali dan mendapatkan 1 juta tanda suka.
"Gak ada berubah-berubahnya ini orang. #somayracing #somaybasi #fyp #antibaper #baperanskip," tulis cowok ini sebagai keterangan TikTok.
Dalam video, terlihat bapak-bapak berjualan siomay dengan mengggunakan sepeda. Tiba-tiba, ia kedatangan seorang cowok yang berniat membeli dagangannya.
Aksi cowok itu sendiri cukup mengejutkan karena tanpa basa-basi langsung menghina penjual tersebut. Ia menghina kaki bapak-bapak penjual siomay itu karena kotor.
"Shit, kaki lu item banget itu. Beli siomay deh, masih ada orak? Masih ada gak siomaynya?" kata cowok itu dalam video TikTok.
Tak disangka, penjual siomay itu juga memjawab pertanyaan cowok itu dengan menohok. Ia memaki sang cowok karena dinilai bodoh mempertanyakan siomaynya.
"Masih, ya banyak lah goblok banget lu. Tuh masih banyak," jawab penjual siomay.
Penjual siomay lantas membuka pancinya. Ia menunjukkan isi panci yang berisi siomay, tahu, kubis, sampai pare. Namun, sang cowok justru menghina dagangan penjual siomay tersebut.
Ia juga menghina penjual siomay itu yang dinilai mengeluarkan air liur. Sang cowok juga meminta agar siomay pesanannya segera dibungkus.
"Siomay kok ada yang kotak sih bentuknya? Itu pare kayak kabel telkom. Ih ngeces, najis. Udah buruan bikinin gue," ujar sang cowok.
Sang cowok awalnya mengatakan ingin membeli siomay Rp11 ribu. Tetapi ia mengubahnya menjadi Rp5 ribu, lalu menjadi Rp11 ribu lagi sehingga membingungkan pembeli.
"Beli 11 ribu. Eh goceng aja, goceng. Eh 11," kata sang cowok.
Hal itu tentu membuat sang penjual menjadi kesal. Ia meminta agar sang cowok serius dalam memesan siomay pesanannya.
"Udah yang bener lu jangan main-main. Capek ah gua," balas penjual.
Cowok ini lantas mulai memilih menu siomay. Ia memesan siomay dan tahu. Namun, lagi-lagi ia membatalkan pesanan siomay dan tahu tersebut.
"Yaelah, siomay-nya aja. Siomay terus tahu. Eh orak pake tahu denk, kagak jadi. Ora pake siomay. (Eh tidak jadi pakai tahu, tidak jadi pakai siomay)," kata cowok tersebut.
Penjual pun menanyakan cowok itu ingin memesan apa. Tak disangka, cowok itu akhirnya mengatakan tidak jadi membeli siomay karena dinilai tidak enak.
"Lu mau makan apa? Pare doyan? Kol (kubis)?" tanya pembeli.
"Ora, pare mah pahit. Orah ah, kayaknya siomay loe gak ada yang enak. Orak jadi beli gue. Gue yang dagang aja ya?" timpal cowok itu.
Sontak, hal itu membuat penjual siomay itu naik darah. Ia meninggalkan dagangannya dan berjalan pergi. Walau begitu, ia kembali lagi sambil memaki cowok tersebut.
"Lu bawa sana. Lu kalau besok beli siomay gue kagak jadi, ngledek gue lagi, enggak gue layani lagi. Lu ta*, lu gobl** lu," semprot penjual.
Momen itu sendiri langsung ramai dikomentari warganet. Mereka menuliskan beragam komentar kocak sampai memberikan teguran setelah melihat video tersebut.
"Siomay anti baperan," sahut warganet.
"Sumpah bang lu orangnya asyik banget," celutuk warganet.
"Kalau yang jualan sudah hafal nama-nama kita, diajak bercandaan asyik sumpah," aku warganet.
"Bercanda mah bercanda gee, tapi jangan berlebihan woi," tegur warganet.
"Sama orang tua bang, jangan kek gitu," tambah yang lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2175 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2024 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1502 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1387 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli