Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 12 Juli 2026
Kulit Kaki Gatal Tak Bisa Digaruk, Warganet Syok Lihat Kondisinya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Salah satu pengguna TikTok @hiipunnnnnnnn mengunggah video yang membuat warganet terkejut saat menonton. Video tersebut memperlihatkan bekas luka yang ada di kakinya. Bekas luka tersebut cukup besar.
Bekas luka itu berwarna coklat tua pada bagian pinggir serta berwarna putih dibagian tengahnya. Ia ingin sekali menggaruk bekas luka di kakinya tersebut namun tidak bisa.
"Gatal nggak bisa digaruk wkwk," keterangan video ini.
Video ini telah ditonton 8,5 juta kali oleh pengguna TikTok. Warganet yang syok melihat video ini pun dibuat penasaran penyebab luka tersebut.
"Itu kenapa?" komentar salah satu warganet.
"Itu kenapa woyy kayak kebakar gitu?" timpal lainnya.
Karena banyak warganet yang bertanya penyebab kakinya bisa begitu. Pengunggah menceritakan di video berikutnya.
Ternyata penyebab bekas luka tersebut karena kecelakaan. Kakinya masuk disela-sela rem dan injakan sepeda motor.
Kondisi luka tersebut parah sebab tidak ditangani dengan baik oleh klinik tempatnya berobat.
Sehingga ia berpindah berobat ke rumah sakit. Luka itu bisa membekas sampai timbul karena ada infeksi.
Banyak warganet yang mendoakan pengunggah video agar cepat sembuh.
"Eh merinding saya, btw cepat sembuh," komentar seorang pengguna TikTok.
"Lekas sembuh kak," ucap yang lain.
"Semoga cepat sembuh," timpal lainnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3654 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1323 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1222 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1066 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun