Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 16 Oktober 2026
Viral Keluhan Warga Risih Baca Nama Kedai Tahu Susu
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beredar keluhan seorang warga melalui media sosial yang telah menjadi viral. Warga mengeluhkan nama sebuah kedai tahu susu di Bandung. Keluhan warga itu diunggah melalui akun Instagram @sekitarbandungcom, Rabu (29/12/2021).
Salah seorang warga ini merasa risih dan jijik setiap membaca nama kedai makanan tersebut. Pasalnya, kedai makanan itu bernama Tahu Susu Gadis.
Tak hanya itu, nama kedai Tahu Susu Gadis juga dinilai melecehkan perempuan. Warga ini juga mengeluhkan karena masih menghargai kaum wanita.
"Setiap kali lewat jalan ini, merasa risih dan jijik lewat/baca yang dilingkari tanda merah itu karena merasa melecehkan kaum wanita," tuturnya.
Warga ini sampai ingin melapor ke Komnas Anti-Kekerasan terhadap Perempuan atau pihak lain yang berwenang. Hal itu ingin dilakukannya supaya pengelola atau pemilik kedai mengganti nama kedai dengan nama yang lebih pantas dibaca.
"Bisakah saya ngadu ke Komnas Perlindungan Wanita atau pihak berwenang untuk menegur penjual itu agar mengganti nama yang lebih nyaman dibaca?," lanjutnya.
Dalam laporannya, warga turut menyertakan bukti foto bahwa kedai tersebut bernama Tahu Susu Gadis.
Dalam foto itu tampak banner berwarna kuning dan bertuliskan "Tahu Susu Gadis". Saat memotretnya, kedai makanan itu sedang ramai oleh para pembeli.
Tidak diketahui pasti lokasi kedai makanan tersebut. Namun, dari penjelasan warga yang melaporkan dan foto yang disertakannya, kedai itu terletak di daerah Bandung, Jawa Barat.
Warganet lantas menuliskan beragam tanggapan terhadap keluhan warga menyangkut persoalan nama kedai tahu susu itu.
"Anda hanya berspekulasi dan itu tentang pemikiran anda. Jikalau pemikiran anda positif konotasinya akan positif tetapi sebaliknya, apa yang kita pikirkan apa yang kita cari, itulah yang akan kita temui," tulis salah seorang warganet di kolom komentar.
"Yang jadi permasalahan tulisan gadis atau susu? Jika kata susu hilang maka tidak ada masalah, jika kata gadis hilang, ya itu kan nama makanan khas daerahnya... lalu permasalannya di mana coba? Ada di otak dan pikiran kalian. Kecuali memang nama makanan tahu susu itu tidak ada lalu dibuatlah nama warung itu..baru deh boleh dipermasalahkan," ujar warganet.
"Itu cara dagang biar laris kenapa harus jadi masalah sih," tulis warganet.
"tiap orang berbeda-beda kasih nama usaha, biarkanlah namanya juga usaha, situ aja yang mikirnya traveling coy," sahut yang lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4398 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2057 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1932 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1586 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1428 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan