Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kasus Omicron di Indonesia Tambah Jadi 68 Orang

Mayoritas Habis Lancong dari Turki

Kamis, 30 Desember 2021, 16:25 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/Kasus Omicron di Indonesia Tambah Jadi 68 Orang.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Jumlah kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia kini bertambah menjadi 68 orang. Kasus Omicron mayoritas berasal dari pelaku perjalanan luar negeri yang habis melancong dari Turki.

"Distribusi kasus bahwasanya mayoritas dari pelaku perjalanan luar negeri dari Turki," kata Asral dalam diskusi bertajuk Kesiapsiagaan Faskes dalam Menghadapi Varian Omicron secara virtual, Kamis (30/12/2021).

Dari data yang diperlihatkan, kasus Omicron yang merupakan PPLN dari Turki mencapai 20 orang atau 29 persen dari keseluruhan kasus.

Kemudian ada 13 kasus PPLN dari Arab Saudi, 5 kasus dari UEA, 3 kasus masing-masing berasal dari Amerika Serikat, Jepang, London, Malaysia dan non PPLN.

Lalu ada dua kasus PPLN masing-masing dari Malawi, Republik Kongo, Spanyol, Irlandia. Sementara satu PPLN masing-masing dari Dubai, Inggris, Kenya, Korea Selatan, Mesir, Nigeria dan Ukrania.

Sebanyak 74 persen orang menjalani isolasi di RSDC Wisma Atlet, 18 persen di RSPI, 4 persen di C'One Cempaka Putih dan 4 persen menerapkan isolasi mandiri.

Asral juga mengungkapkan mayoritas kasus konfirmasi Covid-19 varian Omicron berusia 40 hingga 49 tahun. Mayoritas warga yang terpapar Omicron disebut merupakan laki-laki.

Data tersebut diambil berdasarkan 43 kasus konfirmasi yang ditemukan pada periode 19 hingga 25 Desember 2021 atau pada minggu ke 51.

"Mayoritas kasus berusia 40-49 tahun ada 34 persen, dan mayoritas berjenis laki-laki ada 60 persen," katanya. (sumber: Suara.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami