Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 27 Mei 2026
Jokowi Optimistis Indonesia Akan Lebih Baik di Tahun 2022
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi optimistis akan masa depan Indonesia di tahun 2022. Hal itu diyakini Jokowi dari usaha dan kerja keras yang dijalankan pemerintah dan seluruh stake holder selama tahun 2021.
"Kita melangkah meninggalkan tahun 2021 ini dengan optimisme yang membubung bahwa tahun depan Indonesia akan lebih baik lagi," tulis Jokowi di akun Instagramnya @jokowi, seperti dikutip Liputan6.com, Jumat (31/12/2021).
Jokowi menjelaskan, sepanjang tahun 2021, bangsa Indonesia berkutat dengan dua pekerjaan yang tidak mudah, yakni memutus rantai penyebaran virus Covid-19 dan menjaga ekonomi Indonesia tetap bertumbuh.
"Pandemi dan ekonomi ibarat dua tubuh di ujung ayunan yang harus kita jaga agar tetap seimbang," kata Jokowi.
Jokowi menilai, pandemi sejauh ini sudah semakin melandai. Rumah-rumah sakit kini lebih leluasa mengurusi pasien dengan penyakit non-Covid. Menurut dia, semua itu karena peran rakyat Indonesia yang bersama untuk patuh protokol kesehatan dan menggencarkan vaksinasi.
"Target 208 juta sasaran vaksinasi, sampai 30 Desember kemarin, kita telah menyuntikkan sekitar 273 juta dosis vaksin, 160 juta dosis vaksin pertama, dan lebih 113 juta dosis vaksin lengkap," urai Jokowi.
Terkait pemulihan ekonomi, Jokowi mengakui bahwa Indonesia sempat mengalami resesi, pertumbuhan minus, perlambatan ekonomi di banyak sektor, dan ketidakpastian yang tinggi hampir di semua bidang. Akan tetapi, dengan semangat dan kerja keras, Indonesia dapat bertahan.
"Perekonomian Indonesia pada triwulan III 2021, tumbuh 3,51 persen (yoy). Di sisi lain, pandemi mendorong dunia baru: peradaban digital. E-commerce, misalnya, mencapai nilai USD24,8 miliar tahun ini," kata Jokowi.
Jokowi melanjutkan, sejak 1 Desember 2021 sampai setahun ke depan, Indonesia memegang posisi Presidensi G20 yakni kelompok 19 negara plus Uni Eropa yang secara kolektif mewakili sekitar 60% penduduk dunia, 80 persen perekonomian dunia, dan 75 persen total perdagangan global. (sumber: Liputan6.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2206 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2080 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1547 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1425 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli