Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jokowi Optimistis Indonesia Akan Lebih Baik di Tahun 2022

Jumat, 31 Desember 2021, 22:40 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/setpres/Jokowi Optimistis Indonesia Akan Lebih Baik di Tahun 2022.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi optimistis akan masa depan Indonesia di tahun 2022. Hal itu diyakini Jokowi dari usaha dan kerja keras yang dijalankan pemerintah dan seluruh stake holder selama tahun 2021.

"Kita melangkah meninggalkan tahun 2021 ini dengan optimisme yang membubung bahwa tahun depan Indonesia akan lebih baik lagi," tulis Jokowi di akun Instagramnya @jokowi, seperti dikutip Liputan6.com, Jumat (31/12/2021).

Jokowi menjelaskan, sepanjang tahun 2021, bangsa Indonesia berkutat dengan dua pekerjaan yang tidak mudah, yakni memutus rantai penyebaran virus Covid-19 dan menjaga ekonomi Indonesia tetap bertumbuh.

"Pandemi dan ekonomi ibarat dua tubuh di ujung ayunan yang harus kita jaga agar tetap seimbang," kata Jokowi.

Jokowi menilai, pandemi sejauh ini sudah semakin melandai. Rumah-rumah sakit kini lebih leluasa mengurusi pasien dengan penyakit non-Covid. Menurut dia, semua itu karena peran rakyat Indonesia yang bersama untuk patuh protokol kesehatan dan menggencarkan vaksinasi.

"Target 208 juta sasaran vaksinasi, sampai 30 Desember kemarin, kita telah menyuntikkan sekitar 273 juta dosis vaksin, 160 juta dosis vaksin pertama, dan lebih 113 juta dosis vaksin lengkap," urai Jokowi.

Terkait pemulihan ekonomi, Jokowi mengakui bahwa Indonesia sempat mengalami resesi, pertumbuhan minus, perlambatan ekonomi di banyak sektor, dan ketidakpastian yang tinggi hampir di semua bidang. Akan tetapi, dengan semangat dan kerja keras, Indonesia dapat bertahan.

"Perekonomian Indonesia pada triwulan III 2021, tumbuh 3,51 persen (yoy). Di sisi lain, pandemi mendorong dunia baru: peradaban digital. E-commerce, misalnya, mencapai nilai USD24,8 miliar tahun ini," kata Jokowi.

Jokowi melanjutkan, sejak 1 Desember 2021 sampai setahun ke depan, Indonesia memegang posisi Presidensi G20 yakni kelompok 19 negara plus Uni Eropa yang secara kolektif mewakili sekitar 60% penduduk dunia, 80 persen perekonomian dunia, dan 75 persen total perdagangan global. (sumber: Liputan6.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami