Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Homestay di NTB Khawatir Tak Kebagian Tamu dari Event MotoGP
BERITABALI.COM, NTB.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Pariwisata siap membangun kerja sama dengan pihak Online Travel Agent (OTA) Traveloka guna mempromosikan sarana akomodasi wisata dan Homestay di NTB.
Menyusul adanya kekhawatiran sejumlah pelaku wisata khususnya penyedia akomodasi homestay dan sarana hunian pariwisata (sarhunta), terhadap manfaat dari event MotoGP yang akan digelar Maret mendatang.
"Kita menyambut baik kesempatan kerja sama ini. Sehingga apa yang menjadi kekhawatiran bahwa homestay maupun sarhunta yang ada, tidak mendapat kesempatan tamu saat gelaran MotoGP nanti bisa teratasi,” kata Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi dalam keterangan tertulis, Kamis (6/1).
Sebelumnya, Dispar NTB sudah melakukan acara zoom meeting bersama pihak Traveloka dan stakeholder terkait pada Selasa 4 Januari 2022.
Sebagai bentuk keseriusan tersebut, Pemerintah Provinsi melalui Dinas terkait, dalam hal ni Dinas Pariwisata, rencananya akan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama pihak Traveloka.
“Kita siapkan MoU dan PKS dengan Traveloka,” kata Yusron.
Yusron juga menjelaskan apabila MoU dan PKS ini segera disepakati, maka profil homestay dan sarunta akan dikirim kepada pihak Traveloka untuk dipromosikan dan dipasarkan.
Selain akomodasi, pihak Traveloka juga akan mempromosikan paket-paket perjalanan wisata di NTB.
Sementara, salah satu pengelola homestay di Lombok Timur, Jumaidi, mengatakan sangat merespon baik apa yang sedang dicanangkan Pemprov NTB terkait rencana kerjasamanya dengan pihak traveloka.
“Ya, itu bagus sih, apalagi dari pengalaman kemarin di WSBK, ketika terjun di lapangan, kita tanya beberapa homestay di sekitaran Kuta, rata-rata dapat bookingan dari Traveloka,” kata Jumaidi.
Hanya saja, kata dia, untuk Traveloka segmen pasarnya adalah tamu lokal atau domestik, bukan mancanegara (Bule).
“Kalo tamu mancanegara yang wajib ada di HPnya adalah booking.com., AirBnB, dan Hostelworld,” jelas Jumaidi.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1408 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1069 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 913 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 811 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik