Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Evakuasi Nelayan yang Terkatung-katung di Perairan Nusa Penida

Senin, 10 Januari 2022, 14:20 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Evakuasi Nelayan yang Terkatung-katung di Perairan Nusa Penida.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Nyoman Sudi (36), nelayan yang sempat dikabarkan hilang saat melaut di Perairan Labuan Amuk lolos dari maut. Dia akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, Senin (10/1/2022). 

Ia ditemukan pada posisi 16,5 Nm arah selatan dari lokasi perkiraan hilangnya, yakni selatan Pulau Sepatu Nusa Penida. 

"Nelayan setempat melihat target dengan jukungnya terombang-ambing di lautan sekitar pukul 08.35 WITA," ucap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Gede Darmada, S.E., M.A.P. 

Menurut pengakuan target, jukungnya kehabisan bahan bakar hingga terbawa arus. 

"Setelah terima laporan adanya penemuan nelayan yang hilang tersebut, langsung kami gerakkan personel dari Unit Siaga SAR Nusa Penida dengan memakai RIB sampai ke lokasi," terang Darmada. 

Setelah pengisian bahan bakar, Nyoman Sudi melanjutkan melaut dengan tujuan Desa Pengalon, Karangasem. "Agar memastikan keselamatan, maka RIB kami tetap mengawasi dan juga ada 1 jukung lainnya membantu proses evakuasi," terangnya. 

Diberitakan sebelumnya seorang nelayan melaut sejak Minggu sore dan belum kembali hingga malam hari. Informasi kejadian itu diterima Basarnas Bali pada pukul 21.35 WITA. Sejak pagi tim SAR gabungan telah dikerahkan untuk melakukan pencarian dengan menggunakan RIB, rubber boat dan jukung. 

Mereka terbagi dalam 3 area pencarian di seputaran lokasi Perairan Labuan Amuk. Selama operasi SAR berlangsung melibatkan unsur SAR dari Pos SAR Karangasem, Unit Siaga SAR Nusa Penida, Polres Karangasem, BPBD Karangasem, Polsek Manggis, Pol Air Polres Karangasem, Bakamla Karangasem, Babinsa manggis karangasem, Babinkamtibmas Manggis Karangasem, nelayan, masyarakat setempat dan keluarga korban.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dps



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami