Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Evakuasi Nelayan yang Terkatung-katung di Perairan Nusa Penida
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Nyoman Sudi (36), nelayan yang sempat dikabarkan hilang saat melaut di Perairan Labuan Amuk lolos dari maut. Dia akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, Senin (10/1/2022).
Ia ditemukan pada posisi 16,5 Nm arah selatan dari lokasi perkiraan hilangnya, yakni selatan Pulau Sepatu Nusa Penida.
"Nelayan setempat melihat target dengan jukungnya terombang-ambing di lautan sekitar pukul 08.35 WITA," ucap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Gede Darmada, S.E., M.A.P.
Menurut pengakuan target, jukungnya kehabisan bahan bakar hingga terbawa arus.
"Setelah terima laporan adanya penemuan nelayan yang hilang tersebut, langsung kami gerakkan personel dari Unit Siaga SAR Nusa Penida dengan memakai RIB sampai ke lokasi," terang Darmada.
Setelah pengisian bahan bakar, Nyoman Sudi melanjutkan melaut dengan tujuan Desa Pengalon, Karangasem. "Agar memastikan keselamatan, maka RIB kami tetap mengawasi dan juga ada 1 jukung lainnya membantu proses evakuasi," terangnya.
Diberitakan sebelumnya seorang nelayan melaut sejak Minggu sore dan belum kembali hingga malam hari. Informasi kejadian itu diterima Basarnas Bali pada pukul 21.35 WITA. Sejak pagi tim SAR gabungan telah dikerahkan untuk melakukan pencarian dengan menggunakan RIB, rubber boat dan jukung.
Mereka terbagi dalam 3 area pencarian di seputaran lokasi Perairan Labuan Amuk. Selama operasi SAR berlangsung melibatkan unsur SAR dari Pos SAR Karangasem, Unit Siaga SAR Nusa Penida, Polres Karangasem, BPBD Karangasem, Polsek Manggis, Pol Air Polres Karangasem, Bakamla Karangasem, Babinsa manggis karangasem, Babinkamtibmas Manggis Karangasem, nelayan, masyarakat setempat dan keluarga korban.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli