Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Cuaca Buruk, Rumah Babinkantibmas di Tabanan Kena Longsor
BERITABALI.COM, TABANAN.
Hujan lebat disertai angin membuat bencana alam longsor dan pohon tumbang di Tabanan. Salah satunya menimpa rumah dari orangtua Babinkantibmas Desa Kaba-kaba, Kecamatan Kediri yakni, Aipda I Made Raka Adiana.
Rumah orangtua Aipda I Made Raka Adiana yaitu I Wayan Mertha, 67 tahun terkena longsoran tembok tetangganya I Putu Supartha, 45 tahun di Banjar Gamongan, Desa Kaba-kaba pada Minggu, (9/1).
“Tidak ada korban jiwa, kerugian sampai Rp 100 juta,” kata Kasubag Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagia, Senin (10/1).
Peristiwa alam tersebut sudah dilaporkan ke Perbekel Desa Kaba-kaba agar mendapatkan tindaklanjut. Longsor juga terjadi di Pura Batur Lampah, Banjar Dinas Nyeleket, Desa Pitra Kecamatan Penebel.
Pada Senin, (10/1) seorang warga atas nama I Ketut Sudada alias Pak Mira selaku pemangku datang ke Pura Batur Lampah untuk mebanten dan melihat senderan pondasi tembok pembatas Pura sebelah barat yang berbatasan dengan aliran sungai Yeh Ho longsor. Ukurannya sekitar 15 meter dan tinggi sekitar 7,5 Meter.
“Longsor terjadi diduga akibat curah hujan yang cukup tinggi sejak Minggu, (9/1). Sehingga tanah tidak kuat menahan air dan terjadi longsor,” ujar Iptu Subagia.
Akibat kejadian tersebut, diperkirakan kerugian mencapai Rp 80 juta. Pada Minggu malam (9/1), longsor terjadi di ruas jalan Desa Mengesta di lingkungan Banjar Piling Kanginan, Kecamatan Penebel.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.00 WITA. Berbarengan saat kondisi cuaca di Penebel dan sekitarnya lagi diguyur hujan lebat disertai angin kencang.
Meski begitu jalanan tersebut sempat tidak bisa diakses setidaknya untuk dua jam. Itupun setelah dilakukan pembersihan material longsor oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, pihak Kepolisian, TNI, dan masyarakat setempat.
"Kebetulan anggota kami, Bhabinkamtibmas kami, sedang patroli. Di saat yang sama lagi hujan disertai angin kencang. Di lokasi ditemukan ada longsoran tanah beserta akar pohon kelapa bekas ditabang," jelas Kapolsel Penebel, AKP I Nyoman Artadana, Senin (10/1).
Material longsor tumpah ke badan jalan tersebut, sehingga untuk beberapa jam sempat mengganggu akses lalu lintas dari jalan desa menuju Banjar Piling Kanginan, Piling Tengah, dan Pilihan Kawan atau sebaliknya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 933 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 773 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 589 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 550 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik