Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Menganal Taman Puputan Badung, Tempat Asik Untuk Olahraga
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Masyarakat Denpasar mungkin sudah tidak asing dengan taman ini. Pasalnya Taman Puputan Badung atau lebih dikenal sebagai Lapangan Puputan Badung sudah umum jadi tempat olahraga. Tidak ada biaya khusus untuk memasuki lapangan ini. Sehingga Taman Puputan Badung, tempat asik untuk olahraga.
Namun mungkin tidak banyak yang tau mengenai sejarah tempat ini. Lapangan yang ada di Jalan Surapati, persimpangan titik nol Denpasar, Catur Muka ini memiliki sejarah panjang yang menarik untuk dibahas.
Taman Puputan Badung menjadi bagian tak terpisahkan dari banyak kegiatan sosial masayarakat sekitarnya. Selain berhubungan dengan sejarah perjuangan masyrakat Bali kini taman ini juga masih digunakan dengan baik oleh masyarakt.
Sejarah Taman Puputan Badung terkait dengan Perang Puputan Badung, yang terjadi pada tanggal 20 September 1906. Saat itu rakyat Bali berperang sampai titik darah penghabisan melawan tentara Belanda, lebih baik mati berkalang tanah daripada hidup dijajah, yang dikenal dengan istilah "Puputan" dan selalu diperingati setiap tahunnya.
Sebuah monumen "Monumen Puputan Badung" dibangun di tempat ini, menggambarkan semangat para pejuang Bali saat itu walaupun hanya bersenjatakan 'keris dan bambu runcing', mereka pantang menyerah.
Taman Puputan Badung yang kini bernama Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung terletak di pusat kota, tempat ini sering dijadikan sebagai tempat berekreasi masyarakat lokal setiap sore hari, khususnya pada hari libur dan setiap hari Minggu sore dipentaskan kegiatan seni dan budaya untuk anak-anak dan masyarakat umum.
Demikian pula umat Hindu biasa menggunakan tempat ini untuk melaksanakan kegiatan keagamaan seperti Tawur Agung Kesanga, Hari Raya saraswati dan lain-lain.
Itulah pembahasan tentang Taman Puputan Badung, tempat asik untuk olahraga musarah dan nyaman.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan