Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Menganal Taman Puputan Badung, Tempat Asik Untuk Olahraga
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Masyarakat Denpasar mungkin sudah tidak asing dengan taman ini. Pasalnya Taman Puputan Badung atau lebih dikenal sebagai Lapangan Puputan Badung sudah umum jadi tempat olahraga. Tidak ada biaya khusus untuk memasuki lapangan ini. Sehingga Taman Puputan Badung, tempat asik untuk olahraga.
Namun mungkin tidak banyak yang tau mengenai sejarah tempat ini. Lapangan yang ada di Jalan Surapati, persimpangan titik nol Denpasar, Catur Muka ini memiliki sejarah panjang yang menarik untuk dibahas.
Taman Puputan Badung menjadi bagian tak terpisahkan dari banyak kegiatan sosial masayarakat sekitarnya. Selain berhubungan dengan sejarah perjuangan masyrakat Bali kini taman ini juga masih digunakan dengan baik oleh masyarakt.
Sejarah Taman Puputan Badung terkait dengan Perang Puputan Badung, yang terjadi pada tanggal 20 September 1906. Saat itu rakyat Bali berperang sampai titik darah penghabisan melawan tentara Belanda, lebih baik mati berkalang tanah daripada hidup dijajah, yang dikenal dengan istilah "Puputan" dan selalu diperingati setiap tahunnya.
Sebuah monumen "Monumen Puputan Badung" dibangun di tempat ini, menggambarkan semangat para pejuang Bali saat itu walaupun hanya bersenjatakan 'keris dan bambu runcing', mereka pantang menyerah.
Taman Puputan Badung yang kini bernama Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung terletak di pusat kota, tempat ini sering dijadikan sebagai tempat berekreasi masyarakat lokal setiap sore hari, khususnya pada hari libur dan setiap hari Minggu sore dipentaskan kegiatan seni dan budaya untuk anak-anak dan masyarakat umum.
Demikian pula umat Hindu biasa menggunakan tempat ini untuk melaksanakan kegiatan keagamaan seperti Tawur Agung Kesanga, Hari Raya saraswati dan lain-lain.
Itulah pembahasan tentang Taman Puputan Badung, tempat asik untuk olahraga musarah dan nyaman.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2767 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun