Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Pelajar SMA Pemeran Video Mesum Dikeluarkan Pihak Sekolah
BERITABALI.COM, NTB.
Kedua siswa SMA di Lombok Timur pemeran video mesum yang beredar di whatsapp, akhirnya telah dikeluarkan oleh pihak sekolah. Orang tua kedua siswa juga telah dipanggil pihak sekolah.
Ketua Sahabat Anak NTB, Joko Jumadi, mengatakan saat ini tengah menawarkan pendampingan terhadap kedua pelajar tersebut.
“Kita sedang berupaya untuk mendampingi. Kita akan bertemu, kita upayakan ada pendampingan,” kata Joko Jumadi, Rabu (12/1).
Joko Jumadi akan mengupayakan kedua pelajar tersebut tetap dapat melanjutkan pendidikan mereka, baik di sekolah asal atau pindah ke sekolah lain.
“Kita upayakan dia tetap sekolah di situ atau dia keluar tapi tetap bisa melanjutkan sekolah,” katanya.
Video mesum dua pelajar SMA di Lombok Timur ini direkam pria dalam video menggunakan handphone. Adegan hubungan badan layaknya suami istri terekam. Kasus tersebut telah didalami pihak kepolisian.
“Kita sedang selidiki. Nanti informasi perkembangan akan dikabarkan,” kata Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Nicolas Oesman.
Sebelumnya, video tersebut diduga memiliki durasi delapan menit. Namun beberapa potong video beredar di media sosial, mulai dari 10 detik hingga 27 detik.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1980 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1836 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1743 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1531 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun