Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Viral Curhatan Perempuan Hamil Minta Uang Untuk Susu dan USG
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang perempuan curhat di TikToknya tentang permasalahan yang ia alami di masa kehamilan. Pada videonya, ia memperlihatkan pesan singkat yang ia kirim ke suami.
Sayangnya, pesan singkat melalui WhatsApp itu hanya centang satu, tanda pesan tak tersampaikan. Menurut akun perempuan tersebut, ia memang sempat diblokir oleh suaminya sendiri yang bekerja ke luar pulau tempat ia tinggal.
Kepada suaminya, perempuan tersebut berpesan bahwa sudah waktunya untuk kontrol bidan, susu hamil sudah habis, dan perlu segera USG. Namun ia tak memiliki uang.
"Uang enggak megang sepeserpun, danganku belum laku-laku nomerku kamu blokir," pesan perempuan tersebut.
"Apakah segitu risihnya sama chat istri sendiri, aku cuma minta uang buat keperluan aja, buat nutrisi dedek cek perkembangan dedek," tambahnya.
Perempuan tersebut kemudian mengingatkan bahwa ia masih bestatus seorang istri dan anak yang dikandung adalah anak mereka.
"Sekali-kali peduli sama kesehatan aku juga, aku baru kali ini minta uang," pesannya lagi.
"Sekalinya kesusahan enggak ada itikad baik sama sekali, aku harus gimana?" tutupnya.
Pesan yang discreenshoot dan diunggah ke TikTok itu tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Kenapa sama kayak lakiku, susu habis, belum periksa, USG juga blm. Dia juga enggak peduli, uang malah dia top up in game," komentar warganet.
"Nyeseknya sampai di sini, tega banget itu suaminya padahal nafkahin istri itu wajib loh," tulis warganet di kolom komentar.
"Kok aku jadi takut nikah ya, buat bunda semangat ya, semoga Allah kasih rezeki buat dede bayinya," timpal lainnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli