Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Afghanistan Diguncang Gempa, 26 Orang Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Gempa dangkal berkekuatan 5,3 SR mengguncang distrik Qadis di provinsi barat Badghis, Afghanistan Senin (17/1/2022), ujar juru bicara provinsi Baz Mohammad Sarwary. Sedikitnya 26 orang tewas tertimpa atap rumah yang runtuh.
"Lima wanita dan empat anak-anak termasuk di antara 26 orang yang tewas dalam gempa itu," kata Sarwary, seraya menambahkan ada empat orang lagi yang terluka.
Penyelamat pertama tiba di lokasi yang terkena dampak di saat hujan lebat, tapi memperingatkan bahwa jumlah korban dapat meningkat mengingat Badghis adalah provinsi pegunungan.
Badghis, yang berbatasan dengan Turkmenistan adalah salah satu daerah paling miskin dan terbelakang di Afghanistan. Tak lama, gempa kedua berkekuatan 4,9 SR melanda daerah yang sama dua jam setelah gempa pertama.
Mullah Janan Saeqe, kepala Pusat Operasi Darurat Kementerian Negara Urusan Darurat membenarkan jumlah korban tewas dan mengatakan lebih dari 700 rumah rusak.
Gempa itu juga menimbulkan kerusakan distrik Muqr di provinsi tersebut tapi rinciannya, termasuk korban jiwa, masih belum tersedia, katanya.
Sarwary mengatakan gempa terasa di seluruh provinsi. Beberapa rumah di Qala-e-Naw, ibu kota provinsi, mengalami retakan tapi tidak ada luka parah atau kerusakan yang meluas.
Menurut Pusat Seismologi Eropa-Mediterania, gempa berada pada kedalaman 30 km (18,64 mil).(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3359 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1142 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 799 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan