Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
2 Kakek Pamer Kelamin dan Remas Payudara Siswi SMA
BERITABALI.COM, NTB.
Dua orang kakek di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, NTB melakukan pelecehan seksual pada anak gadis tetangga mereka.
MN (52 tahun) dan MI (51 tahun) melakukan pelecehan dengan meremas payudara dan pamer kelamin di depan korban yang siswi SMA tersebut. Adapun modus dua kakek-kakek ini berpura-pura menumpang nonton TV, saat orang tua korban bekerja di kebun. Kejadian pertama terjadi 11 Januari lalu saat korban sendirian. Datang MN dengan tujuan menonton TV.
Beberapa saat di rumah korban, MN mulai menunjukkan gelagat mencurigakan. Sembari menonton TV, MN terus memandang siswi kelas 2 SMA tersebut. MN mendekati korban dan langsung meremas payudara dan meraba bagian sensitif korban.
Korban pun berteriak minta tolong, namun tidak ada warga yang datang dan mendengar teriakannya. Kakek MN panik dan secepat kilat pergi meninggalkan korban.
Tanggal 12 Januari keesokan harinya, kakek MW yang datang ke rumah korban. Modusnya sama, datang menumpang nonton TV.
"Situasi rumah sedang sepi juga, karena orang tua korban sedang di kebun," kata Kasi Humas Polres Bima, Iptu Jufri Rama, Kamis (20/1).
Beberapa menit berada di rumah korban, MW mulai beraksi dengan gelagat mencurigakan. MW memperlihatkan kemaluannya di depan korban, sembari menjulurkan lidahnya. Setelah itu pelaku pergi.
Korban akhirnya menceritakan ke orangnya, kelakuan cabul dua kakek tetangga mereka. Pihak keluarga akhirnya melapor ke Polsek Wera.
Kapolsek Wera, Iptu Husnain memimpin penangkapan dia kakek cabuli tersebut. Selanjutnya penanganan diserahkan ke Penyidik Unit PPA Satu Reskrim Polres Bima.
Korban dan saksi-saksi sudah diminta keterangan oleh polisi. Begitu juga dua pelaku. Dan pada korban dilakukan visum untuk kepentingan penyelidikan.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli