Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Rayakan Imlek, Etnis Tionghoa di Jembrana Jalin Keharmonisan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Perayaan tahun baru Imlek warga Tionghoa Negaroa tetap menjalin keharmonisan dan kebahagiaan.
Tokoh generasi muda Tionghoa Made Budi Drama (Sia Ching An) di Jalan Pulau Bali Lingkungan Sri Mandala Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana mengatakan keharmonisan yang terjalin sejak jaman nenek moyang hingga kini tetap terpelihara dengan baik hingga pada saat ini.
Dia menjelaskan, keharmonisan ini sejak jaman keturunan baik dengan keluarga umat Hindu, Nasrani dan juga tokoh Islam atau biasa disebut nyame Selam. Apalagi hormat menghormati ini tetap terjalin sebagai rasa kekeluargaan yang sangat kental.
"Sejak kecil mandi di kali ijo gading bahkan memancing itu rutinitas permainan yang tak pernah terlupakan. Bahkan perayaan hari raya seperti Galungan, Natal dan lebaran jalinan persaudaraan kami tak luntur dan bukan isapan jempol," ujarnya.
Ia pun mengatakan, perayaan Imlek tahun ini sama dengan tahun lalu dimana masih dalam suasana prihatin karena badai Pandemi Covid-19 belum berakhir. Ini merupakan mawas diri dan perjuangan melawan Corona yang tak hanya di Jembrana saja akan tetapi dunia pun bergejolak.
"Imlek merupakan perayaan datangnya tahun baru China yang mana pada saat itu turunnya pada dewa-dewa ke dunia. Sehingga rasa syukur dan memohon berkah serta keselamatan patut disyukuri sebagai karunia untuk seisi alam," katanya.
Made Budi Drama (Sia Ching An) menegaskan, sebagai tokoh muda Tionghoa Kabupetan Jembrana, merayakan tahun baru Imlek bukanlah sekedar hura-hura. Akan tetapi justru budi luhur dan menyintai sesama baik manusia maupun isi alam ini.
"Perayaan Imlek yang jauh tanggal 1 Pebruari 2022 bisa dilaksanakan baik di klenteng/Kong Co bahkan di rumah. Dengan tetap memegang teguh perturan pemerintah terutama prokes," tegasnya.
Made Budi Drama (Sia Ching An) pun menuturkan, seisi alam ini adalah titipan Tuhan yang wajib di jaga kelestarian serta merusak alam tentu akan berdampak rusaknya isi bumi. Selamat tahun baru Imlek (Xiao Nian Kuai Le) dan Gong Ci Fa Cai (mendapatkan kemakmuran dan kesejahteraan).
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3349 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1305 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 917 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 838 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 676 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun