Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 19 Juli 2026
Menparekraf Luncurkan Program KaTa Kreatif Indonesia 2022
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno meluncurkan program pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia Tahun 2022, sebagai upaya membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya.
Peluncuran Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia Tahun 2022 ini ditandai dengan dimulainya kegiatan Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) di Kota Bitung, Sulawesi Utara.
Menparekraf Sandiaga Uno dalam acara "Kick off Pelaksanaan Program Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia Tahun 2022", secara hybrid, Senin (31/1/2022), mengatakan, program KaTa Kreatif bertujuan untuk menggali, memanfaatkan, menumbuhkembangkan, mengelola, dan mengonversi kreativitas serta memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi, seni, dan budaya untuk mengembangkan potensi lokal.
"Mengawali tahun 2022, selamat Kota Bitung mengalami momentum penting, menjadi kota pertama yang menandai pelaksanaan program KaTa Kreatif indonesia, yang menjadi unggulan kami di kemenparekraf. Besar harapan saya Tuhan memberkati kita semua atas kick off pengembangan KaTa Kreatif tahun 2022 ini," ujarnya.
Melalui pengembangan KaTa Kreatif, ia berharap masyarakat dan pemerintah Kota Bitung semakin inovatif, adaptif, dan kolaboratif dalam meningkatkan kinerja ekonomi kreatif demi memajukan kesejahteraan masyarakat di Kota Bitung.
"Karena dengan kolaborasi ini, kita terus berkomitmen dan konsisten melalui beberapa program yang tepat sasaran dan tepat waktu untuk membangkitkan ekonomi kreatif di Kota Bitung," ujar Sandiaga.
Lebih lanjut, Sandiaga menjelaskan bahwa Kota Bitung memiliki keindahan alam bahari dengan lingkup Destinasi Super Prioritas Likupang, yang perlu untuk terus didorong potensi produk ekonomi kreatifnya.
Sebab, kontribusi sektor ekonomi kreatif (ekraf), Indonesia menempati posisi tiga besar dunia, setelah Amerika dengan Holywood, nomor dua Korea dengan K-Pop dan drama Korea.
"Tapi jangan khawatir, karena Bitung ini tetap menjadi bagian, bukan penyangga, tapi merupakan pilar yang kuat, yang kita akan dukung dari berbagai hasil ekonomi kreatif masyarakatnya, seperti hasil kuliner, hingga kriya khas Kota Bitung," kata Sandiaga.
Seiring strategi dan pengembangan KaTa Kreatif Indonesia, Sandiaga juga akan mengawal program Bantuan Pemerintah (Banper) infrastruktur ekonomi kreatif, yang akan diberikan kepada komunitas/kelompok masyarakat, lembaga pemerintah, non-pemerintah, berupa pemberian bantuan pengembangan sarana dan prasarana infrastruktur.
“Karena kita ingin mengakselerasi pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, membuka lapangan kerja seluas-luasnya, membangkitkan ekonomi bangsa serta membangun sosial ekonomi masyarakat secara komprehensif secara berkelanjutan,” ujar Sandiaga.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3723 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1401 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1342 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1268 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1101 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun