Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 14 Oktober 2026
Lovina Festival 2026 Bidik 25 Ribu Pengunjung, Tampil Lebih Meriah Selama Lima Hari
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Buleleng kembali menggelar Lovina Festival pada 24–28 Juli 2026. Mengusung tema "Theater of Dolphin", festival tahun ini diperpanjang menjadi lima hari dengan target kunjungan mencapai 25 ribu orang.
Kepala Bidang Pemasaran Kebudayaan dan Pariwisata Disbudpar Buleleng, Gede Angga Prasaja, mengatakan penambahan durasi festival dilakukan untuk mendorong wisatawan menghabiskan waktu lebih lama di kawasan Lovina.
"Kalau tahun lalu empat hari, sekarang menjadi lima hari agar wisatawan bisa lebih lama tinggal di Lovina," ujarnya saat ditemui, Rabu (15/7/2026).
Baca juga:
Lovina Festival 2025 Digelar Tanpa Dana APBD
Menurut Angga, tema "Theater of Dolphin" dipilih karena lumba-lumba telah menjadi ikon utama Pantai Lovina. Namun, festival ini tidak hanya mengangkat atraksi lumba-lumba, melainkan juga mempromosikan berbagai potensi wisata lain yang dimiliki kawasan Lovina.
Panorama persawahan, keindahan matahari terbit dan terbenam, serta kekayaan seni dan budaya khas Buleleng akan menjadi bagian dari rangkaian promosi destinasi dalam festival tersebut.
Angga menjelaskan, kegiatan Lovina Festival 2026 dibagi menjadi dua segmen. Pada 24–26 Juli, acara dipusatkan di kawasan Tasik Madu atau Titik Nol Lovina dengan konsep yang lebih menyasar wisatawan mancanegara. Di lokasi tersebut akan digelar tari nelayan massal yang melibatkan 150 penari, pertunjukan barong, hingga hiburan sunset DJ.
"Di titik nol Lovina itu, yang di pentaskan adalah konten-konten yang menarik minat wisatawan asing," terangnya.
Selanjutnya, pada 26–28 Juli, kegiatan dipindahkan ke Pantai Binaria dengan sasaran wisatawan domestik dan masyarakat lokal. Berbagai agenda telah disiapkan, mulai dari pertunjukan bondres, bazar UMKM, festival kuliner, hingga pameran produk kriya lokal.
Selain itu, pengunjung juga dapat mengikuti beragam kegiatan pendukung seperti lari lintas alam, lomba perahu layar mini, lomba sapi gerumbungan, sunset yoga, hingga workshop bedah buku tentang Pandji Tisna.
"Selama festival juga ada acara-acara seperti lari lintas alam, lomba perahu layar mini, lomba sapi gerumbungan, sunset yoga, hingga workshop bedah buku tentang Pandji Tisna," katanya.
Disbudpar Buleleng menargetkan jumlah pengunjung Lovina Festival 2026 mencapai 25 ribu orang atau rata-rata sekitar 5.000 pengunjung setiap hari. Target tersebut meningkat dibandingkan penyelenggaraan tahun lalu yang berhasil menarik sekitar 20 ribu pengunjung.
Untuk meningkatkan akurasi pencatatan jumlah pengunjung, panitia akan menerapkan sistem barcode di pintu masuk dan sejumlah titik festival. Sistem ini tidak hanya berfungsi menghitung jumlah pengunjung, tetapi juga memberikan ruang bagi wisatawan untuk menyampaikan kesan dan masukan sebagai bahan evaluasi penyelenggaraan Lovina Festival pada tahun-tahun mendatang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4325 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2015 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1877 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1552 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1371 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan