Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Covid 19 di Bali Terus Naik, Tembus 1.789 Kasus
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bali saat ini sedang menghadapi fenomena lonjakan kasus Covid 19 yang konsisten meningkat sejak dua pekan terakhir. Bahkan angka tersebut mencapai ribuan pada periode Kamis 3 Februari 2022 sebanyak 1.505 warga dan Jumat 4 Februari 2022 sebanyak 1.789 warga.
Kondisi ini turut menjadi perhatian dari Direktur Utama Rumah Sakit Universitas Udayana, Prof. Dr. dr. Dewa Made Sukrama saat diwawancarai secara daring pada ada Jumat 4 Februari 2022.
Menurutnya peningkatan kasus di Bali tidak lepas dari aktivitas masyarakat yang memicu transmisi lokal. Seperti aktivitas sosial, pariwisata hingga belajar tatap muka di sekolah.
"Satu, karena meningkatnya intensitas pergerakan manusia dalam artian di dalam negeri.
"Karena akhir-akhir ini kan ada peningkatan intensitas wisata, tahun baru, disamping juga lalu-lalang kita yang tidak kita batasi, progres sudah punya yang terabaikan," ujarnya.
Pandangan itu sejalan dengan fenomena yang terjadi belakangan ini, yakni masyarakat khususnya di Kota Denpasar mulai malas menaati proses utamanya menggunakan masker.
Maka dari itu, Rumah Sakit sebagai praktisi kesehatan berharap pemerintah meningkatkan penerapan skrining khususnya terhadap pelaku perjalanan dalam negeri maupun pelaku perjalanan luar negeri yang akan menuju Bali.
Sejalan dengan upaya menekan penularan covid 19 19 transmisi lokal, dia mengapresiasi kebijakan pemerintah untuk menghentikan sementara pembelajaran tatap muka di sekolah, sampai situasi membaik. Sementara pembelajaran untuk dialihkan berbasis daring.
Menurutnya aktivitas belajar di sekolah sangat rentan menularkan Covid 19 karena aktivitas siswa tidak bisa setiap saat dikendalikan untuk menerapkan protokol kesehatan. Terlebih saat siswa telah pulang sekolah yang pada umumnya akan berkumpul di tempat-tempat umum seperti warung, sebelum pulang ke rumah.
Aktivitas ini sangat berisiko saat siswa pulang ke rumah, karena mereka yang terpapar Covid 19 dapat menularkan keluarganya di rumah masing-masing.
"Yang kita takutkan akan lebih banyak klaster-klaster sekolah. Jalan sampai. Kalau sudah di sekolah muncul, anak-anak itu pulang ke rumah jelas keluarga juga akan terjangkit. Segera tutup dulu pembelajaran tatap muka," terangnya.
Dari total jumlah tambahan masyarakat di Bali yang terpapar Covid 19, hampir selalu Kota Denpasar menyumbang kasus terbanyak.
Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Jumat (4/2), kasus meninggal dunia kembali nihil dan kasus sembuh bertambah 38 orang. Sementara itu, kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 517 orang.
Secara kumulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 39.996 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 37.122 orang (92,81) persen), meninggal dunia sebanyak 1.010 orang (2,53 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 1.864 orang (4,66 persen).
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 727 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 666 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 487 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 468 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik