Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Dihantam Gelombang Tinggi, KMP Nusa Penida Matikan 1 Mesin
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Dihantam ombak dan gelombang tinggi, pipa pompa pendingin mesin KMP Nusa Penida alami kebocoran dalam perjalanan dari Lembar menuju Pelabuhan Padangbai pada Senin (07/02/2022).
Dikonfirmasi Selasa (08/02/2022), Koordinator Satpel BPTD XII Bali di Pelabuhaan Padangbai, I Nyoman Agus Sugiarta menerangkan, sekitar pukul 15.20 WITA, KMP Nusa Penida berangkat dari Pelabuhan Lembar menuju Pelabuhan Padangbai pukul 15.20 WITA. KMP Nusa Penida berangkat dari Pelabuhan Lembar menuju Pelabuhan Padangbai.
Namun di tengah perjalanan KMP Nusa Penida tersebut mengalami kendala yaitu pipa pompa pendingin mesin mengalami kebocoran yang disebabkan karena dihantam Ombak dan gelombang tinggi.
Atas kejadian tersebut Kapten Kapal, Sukarno beserta ABK mengambil inisiatif untuk mematikan salah satu mesin demi keselamatan karena adanya lampu peringatan yang menandakan mesin sedang mengalami kendala.
Sampai akhirnya pukul 21.30 WITA, KMP Nusa Penida beserta seluruh penumpang tiba dengan selamat dan melaksanakan giat bongkaran di Dermaga 2 Pelabuhan Padangbai, Manggis, Karangasem.
"Dari hasil koordinasi antara KSOP, BPTD dan instansi terkait diputuskan Bahwa KMP Nusa Penida Sementara Sandar di Dermaga 2 sambil menunggu mesin penyedot air untuk menguras air yang ada di dek mesin dan selanjutnya akan dilakukan perbaikan," kata Agus Sugiarta melalui informasi yang diberikan.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3353 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1017 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 796 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan