Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 22 Juli 2026
Angkut 750 Ton Bantuan, Kereta Amal Turki Sampai di Afghanistan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kereta amal Turki yang mengangkut 750 ton pasokan bantuan darurat dari Ankara ke Afghanistan pada Senin (7/2/2022) dilaporkan sudah mencapai tujuannya. Kereta itu disambut dalam sebuah upacara oleh Duta Besar Turkiye Cihad Erginay dan pejabat pemerintah Afghanistan di provinsi Herat barat laut, menurut Badan Kerjasama dan Koordinasi Turki (TIKA).
Bantuan itu akan didistribusikan di 34 provinsi di negara itu, ungkap badan Turki di Twitter. Kereta meninggalkan ibu kota Turki, Ankara, akhir bulan lalu. Setidaknya 11 lembaga kemanusiaan dari Turki, di bawah payung Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD) yang dikelola negara, memasok bantuan kemanusiaan ke Afghanistan, yang menghadapi krisis pangan dan membutuhkan bantuan darurat.
Perjalanan lebih dari 4.000 KM
Kereta menempuh 4.168 kilometer melalui Iran dan Turkmenistan untuk mencapai Afghanistan. Sekitar 12,9 juta anak di Afghanistan membutuhkan bantuan karena kondisi cuaca ekstrem, menurut Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu.
Kepala Bulan Sabit Merah Turki Kerem Kinik juga mengunjungi Afghanistan pekan lalu dan mengadakan pertemuan tingkat tinggi untuk membahas distribusi bantuan kemanusiaan di antara warga Afghanistan.
Yayasan-yayasan bantuan kemanusiaan menggambarkan penderitaan Afghanistan sebagai salah satu krisis kemanusiaan yang paling cepat berkembang di dunia. Menurut PBB, separuh populasi sekarang menghadapi kelaparan akut, lebih dari 9 juta orang kehilangan tempat tinggal, dan jutaan anak putus sekolah.
Sebelumnya, PBB dan mitranya meluncurkan seruan pendanaan senilai USD4,4 miliar untuk mencegah bencana kemanusiaan di Afghanistan pada 2022. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga telah memperingatkan bahwa jutaan warga Afghanistan berada di ambang kematian, mendesak masyarakat internasional untuk melepaskan aset Afghanistan dan memulai kembali sistem perbankannya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3786 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1446 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1439 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1386 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1296 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun