Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Pemancing Tewas Usai Pasang Tali di Tebing
BERITABALI.COM, NTB.
Niat mencari tempat memasang tali untuk turun tebing menuju spot pemancingan yang berada di bawah, Ramdani (28 tahun) asal Dusun Sewar, Desa Teruwai, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah (Loteng) malah ditemukan tewas.
Saksi mendengar seperti ada suara benda yang terjatuh, yang ternyata adalah korban terjatuh dari atas tebing dan tenggelam.
Kecelakaan laut yang menyebabkan korban meninggal tersebut terjadi di Pantai Ujung, Wilayah Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tunak, Desa Mertak Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), pada hari Minggu (6/2) sekitar pukul 18.10 Wita.
Polisi telah meminta keterangan beberapa saksi yang diantaranya atas nama Bangun (44 tahun), seorang laki-Laki asal Dusun Terep, Desa Teruwai, Kecamatan Pujut, dan Sinum (45 tahun) asal Dusun Sewar, Desa Teruwai, Kecamatan Pujut.
Kapolres Loteng, AKBP Hery Indra Cahyono SIK
SH MH, melalui Kapolsek Kawasan Mandalika AKP I Made Dimas Widyantara SIK, membenarkan kejadian tersebut.
Kapolsek menyampaikan kronologisnya berdasarkan keterangan saksi atas nama Bangun. Dimana, sekitar pukul 16.00 WItA, saksi bersama dua orang rekannya, Sinum dan Ramdani (korban) berangkat bersama-sama dari rumahnya di Desa Teruwai, Kecamatan Pujut, Loteng dengan menggunakan sepeda motor menuju TWA Gunung Tunak dengan tujuan untuk memancing.
“Setelah tiba di TWA Gunung Tunak, saksi bersama kedua rekannya memarkirkan kendaraanya di Lekok Ujung. Kemudian berjalan kaki menuju lokasi spot pemancingan yang berada di sisi timur Gunung Tunak,” tutur Kapolsek Made Dimas, Selasa (8/2).
Setelah tiba di lokasi, saksi dan Sinum langsung memancing bersama rekannya yang lain. Sementara Ramdani mencari tempat memasang tali untuk turun tebing menuju spot pemancingan yang berada di bawah.
Selang beberapa lama, saksi mendengar seperti ada suara benda yang terjatuh. Kemudian saksi merasa curiga dan menuju lokasi Ramdani. Ia kaget karena melihat rekannya sudah terjatuh dari atas tebing.
“Ia langsung mencoba meminta pertolongan dengan melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan keluarga korban,” terangnya.
Pada pukul 22.00 WITA, bertempat di Tuna Cottages Desa Mertak, dilakukan koordinasi terkait langkah-langkah untuk pencarian korban yang dihadiri oleh Kapolsek Kawasan Mandalika, Danpos TNI AL Awang, Koordinator Pos SAR Mandalika, Kades Teruwai, Sekdes Mertak, Pengelola TWA Gunung Tunak dan pihak keluarga korban.
Sehingga tepat pada pukul 22.45 Wita, dilakukan pencarian korban. Melibatkan nelayan lokal dari Dusun Gerupuk dan Desa Mertak, yang didampingi 3 orang anggota Pos SAR Kuta Mandalika. Menggunakan perahu nelayan menuju titik lokasi terakhir diduga jatuhnya Korban.
“Baru pukul 00.10 WITA, Korban Ramdani ditemukan oleh nelayan yang melakukan penyelaman di sekitar area lokasi titik jatuhnya korban,” ungkap Kapolsek Made Dimas.
Dikatakan, pada saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi menuju Dermaga Bumbang, Desa Mertak. Pada pukul 01.00 Wita baru kemudian jenazah korban tiba di Dermaga Bumbang.
“Setelah itu korban langsung dibawa pihak keluarga menuju Dusun Sewar, Desa Teruwai, Kecamatan Pujut dengan menggunakan mobil Ambulance Desa Teruwai,” tutup Kapolsek Made Dimas.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1418 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1076 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 919 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 813 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik