Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Perahu Nelayan di Pantai Senggigi Ditertibkan Jelang MotoGP
BERITABALI.COM, NTB.
Sejumlah perahu nelayan yang berlabuh di kawasan wisata Pantai Senggigi, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, akan ditertibkan.
Penertiban ini dilakukan selain karena dianggap mengganggu kenyamanan wisatawan, juga dalam rangka menyambut event MotoGP.
Kawasan wisata Senggigi menjadi salah satu pilihan tempat menginap dan berwisata para penonton, selama event MotoGP berlangsung Maret mendatang.
Kepala Desa Senggigi, Mastur mengatakan, penertiban ini berlaku khususnya untuk perahu milik nelayan asal kota Mataram. Perahu nelayan ini seringkali singgah dengan alasan ombak besar.
"Pemerintah Kecamatan Batulayar bahkan Pemda Kabupaten Lombok Barat sudah sering kali berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di kota Mataram untuk membahas masalah perahu nelayan ini namun selalu terulang dengan alasan ombak besar," jelas Mastur, usai melakukan sosialisasi bersama para Nelayan di pantai Senggigi, Senin (14/2).
"Tadi kita sudah menggelar rapat koordinasi terpadu di kantor Desa Senggigi, dan akan dilakukan penertiban,” ujar Mastur lagi.
Mastur menambahkan, dalam rapat koordinasi terpadu itu disepakati bahwa penertiban perahu nelayan asal kota Mataram akan dilakukan pada hari Kamis (17/2) ini. Penertibn akan melibatkan semua pihak, baik itu Kepolisian, TNI, Satpol-PP, Dinas Perhubungan, Aparat Desa serta warga masyarakat Desa Senggigi.
Penertiban ini juga berdasarkan Perda no 9 tahun 2016 tentang ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, pasal 20 ayat 1 yang berbunyi: Setiap orang dan /atau Nelayan dilarang menyandarkan, Menambatkan sampan dan /atau perahu di pantai pantai tempat kunjungan wisata,” terangnya.
Diakui Mastur, pantai Senggigi ini sebenarnya sudah bukan pertama kali ini disinggahi oleh perahu nelayan asal kota Mataram tersebut.
"Namun untuk saat ini, kita sudah tidak bisa memberikan kebijakan lagi. Mulai hari Kamis besok dan seterusnya, semua perahu harus kembali ke daerah masing-masing,” tegas mantan Ketua Karang Taruna Desa Senggigi ini.
Hal senada juga diungkapkan oleh Sekretaris Camat Batulayar, M Sajidin.
Mewakili Camat Batulayar, Sajidin menyampaikan dukungan atas ditertibkannya perahu nelayan asal kota Mataram tersebut.
Menurutnya, memang dipandang sangat perlu Pemdes Senggigi mengambil sikap seperti ini. Pasaknya, hal ini sudah menjadi permasalahan yang cukup lama dan selalu terulang kembali.
“Mengingat Senggigi merupakan sentral pariwisata jadi kebersihannya harus selalu terjaga, lebih-lebih sebentar lagi gelaran MotoGP akan berlangsung dan tentunya para tamu akan banyak yang akan datang ke Senggigi ini. Sehingga Senggigi harus bersih, termasuk perahu nelayan ini,” tandasnya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1406 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1068 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 910 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 810 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik