Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 23 Juli 2026
Perahu Nelayan di Pantai Senggigi Ditertibkan Jelang MotoGP
BERITABALI.COM, NTB.
Sejumlah perahu nelayan yang berlabuh di kawasan wisata Pantai Senggigi, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, akan ditertibkan.
Penertiban ini dilakukan selain karena dianggap mengganggu kenyamanan wisatawan, juga dalam rangka menyambut event MotoGP.
Kawasan wisata Senggigi menjadi salah satu pilihan tempat menginap dan berwisata para penonton, selama event MotoGP berlangsung Maret mendatang.
Kepala Desa Senggigi, Mastur mengatakan, penertiban ini berlaku khususnya untuk perahu milik nelayan asal kota Mataram. Perahu nelayan ini seringkali singgah dengan alasan ombak besar.
"Pemerintah Kecamatan Batulayar bahkan Pemda Kabupaten Lombok Barat sudah sering kali berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di kota Mataram untuk membahas masalah perahu nelayan ini namun selalu terulang dengan alasan ombak besar," jelas Mastur, usai melakukan sosialisasi bersama para Nelayan di pantai Senggigi, Senin (14/2).
"Tadi kita sudah menggelar rapat koordinasi terpadu di kantor Desa Senggigi, dan akan dilakukan penertiban,” ujar Mastur lagi.
Mastur menambahkan, dalam rapat koordinasi terpadu itu disepakati bahwa penertiban perahu nelayan asal kota Mataram akan dilakukan pada hari Kamis (17/2) ini. Penertibn akan melibatkan semua pihak, baik itu Kepolisian, TNI, Satpol-PP, Dinas Perhubungan, Aparat Desa serta warga masyarakat Desa Senggigi.
Penertiban ini juga berdasarkan Perda no 9 tahun 2016 tentang ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, pasal 20 ayat 1 yang berbunyi: Setiap orang dan /atau Nelayan dilarang menyandarkan, Menambatkan sampan dan /atau perahu di pantai pantai tempat kunjungan wisata,” terangnya.
Diakui Mastur, pantai Senggigi ini sebenarnya sudah bukan pertama kali ini disinggahi oleh perahu nelayan asal kota Mataram tersebut.
"Namun untuk saat ini, kita sudah tidak bisa memberikan kebijakan lagi. Mulai hari Kamis besok dan seterusnya, semua perahu harus kembali ke daerah masing-masing,” tegas mantan Ketua Karang Taruna Desa Senggigi ini.
Hal senada juga diungkapkan oleh Sekretaris Camat Batulayar, M Sajidin.
Mewakili Camat Batulayar, Sajidin menyampaikan dukungan atas ditertibkannya perahu nelayan asal kota Mataram tersebut.
Menurutnya, memang dipandang sangat perlu Pemdes Senggigi mengambil sikap seperti ini. Pasaknya, hal ini sudah menjadi permasalahan yang cukup lama dan selalu terulang kembali.
“Mengingat Senggigi merupakan sentral pariwisata jadi kebersihannya harus selalu terjaga, lebih-lebih sebentar lagi gelaran MotoGP akan berlangsung dan tentunya para tamu akan banyak yang akan datang ke Senggigi ini. Sehingga Senggigi harus bersih, termasuk perahu nelayan ini,” tandasnya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3798 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1468 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1456 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1405 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1307 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun