Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Kedelai Mahal, Ini Strategi Produsen Tahu di Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Harga kedelai yang tinggi juga terjadi di Denpasar, baik kedelai lokal maupun impor. Hal itu diakui Aang, salah satu produsen tahu di Keluharan Tonja, Denpasar Utara.
Agar dapat berproduksi, dia terpaksa mengecilkan ukuran tahu yang ia jual. Bahkan mencapai 50 persen lebih kecil dibanding ukuran normal.
"Pusing kalau kedelainya naik segitu, jauh sekali naiknya soalnya," ujarnya saat diwawancarai wartawan pada Sabtu (18/2/2022).
Tak sejalan dengan kenaikan harga kedelai, harga tahu di pasaran tetap bertahan normal. Kondisi itu menurutnya sangat berat bagi produsen ditengah kenaikan bahan baku tahu. Saat ini dia masih menjual tahu berukuran besar seharga Rp2.000 untuk 3 biji tahu.
Baginya, kenaikan harga kedelai ini membuat penjualan semakin merosot. Sebelum pandemi dia bisa menghabiskan 3 kwintal kedelai setiap harinya. Dengan jumlah tersebut, penjualannya dalam sehari mencapai Rp.2 juta. Sedangkan saat ini dia hanya bisa menghabiskan 1 kuintal kedelai.
Dari jumlah itu, penjualannya saat ini Rp.800 ribu per hari. "Itu hasil kotor, belum dipotong lainnya," ujarnya.
Akibatnya kondisi itu, beberapa pegawainya memilih berhenti bekerja. Dia berharap harga kedelai di Bali segera turun, sehingga penjualannya bisa kembali normal.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 341 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 272 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 216 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun