Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Evakuasi Bangkai Paus di Pantai Pasut Gagal, Ini Sebabnya
Terkendala Alat Berat
BERITABALI.COM, TABANAN.
Rencana evakuasi bangkai paus di Pantai Pasut, Desa Tibubiu, Kecamatan Kerambitan yang direncanakan pada Senin, (21/2) batal dilakukan karena terkendala alat berat.
Awalnya proses evakuasi dengan penguburan bangkai paus dilakukan secara manual dengan melibatkan nelayan dan petugas BPBD dan pegawai di Dinas Perikanan Tabanan. Namun, karena ukuran paus yang lumayan besar dan panajngnya mencapai sekitar delapan meter.
Rencana tersebut gagal. Bahkan, bau busuk sudah tercium dari jarak beberapa meter.
“Rencana besok (Selasa – red), masih menunggu informasi alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum,” kata Kepala Pelaksanan BPBD Tabanan I Nyoman Sri Nadha Giri.
Padahal BPBD Tabanan sudah membawa dua mesin pemotong pohon yang disiapkan untuk memotong bangkai paus. “Cuaca juga hujan, kondisi tidak bagus bagi staf,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perikanan Tabanan, I Kade Artina juga mengungkapkan hal yang sama. Diperlukan alat berat untuk evakuasi. Sementara, alat berat Dinas Pekerjaan Umum Tabananmasih digunakan di Selemadeg Barat.
“Kami tunggu dulu informasinya,” ujarnya.
Dinas Perikanan Tabanan tidak berani memastikan jenis paus apa yang terdampar dalam kondisi sudah mati di Pantai Pasut. Hal itu karena tubuhnya sudah rusak dan busuk.
“Kami tidak bisa memastikan jenis paus apa,” ujarnya.
Sementara itu, terkait kematian biota laut ini, Artina menambahkan, kemungkinan besar karena kondisi alam yang merubah ekosistem di habitat hidup paus. Sehingga menyebabkan terpisah dari rombongannya dan terdampar lalu mati.
“Beberapa waktu lalu juga ada anak paus yang terdampar di Selemadeg Barat dan Dugong di pantai Sanur,” ujarnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5885 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2585 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2230 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2206 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan