Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Harga Emas Dunia Menguat Akibat Konflik Rusia-Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pasca Rusia mendeklarasikan perang dan mengirimkan serangan ke Ukraina, harga emas dunia terus menguat dan semakin mendekati level 2.000 dollar AS per troy ounce pada perdangangan Kamis (24/2/2022).
Dilansir dari Bloomberg, harga emas di pasar spot pada pukul 14.00 WIB menguat 1,75 persen ke level 1.942,3 dollar AS per troy ounce, dan semakin level tertinggi sejak Januari 2021.
Penguatan juga terjadi pada emas berjangka Comex untuk kontrak April 2022, yang meningkat 1,78 persen ke level 1.944,4 dollar AS per troy ounce.
Sebagaimana diketahui, harga emas belakangan terus mengalami kenaikan seiring dengan memanasnya konflik antara Rusia dengan Ukraina. Bahkan, Presiden Rusia Vladimir Putin telah resmi mendeklarasikan perang dengan Ukraina, menurut laporan dari New York Post.
Rusia telah melakukan operasi militer khusus untuk mendemiliterisasi Ukraina. Putin telah mengirim pasukan militer ke wilayah timur Ukraina, usai dirinya menandatangani dekrit yang mengakui kemerdekaan dua wilayah di Ukraina timur yaitu Luhansk dan Donetsk, yang memang sudah sejak lama didukung Rusia.
Kondisi tersebut pada akhirnya membuat Ukraina menetapkan kondisi darurat nasional dan meminta warganya yang ada di Rusia untuk melarikan diri. Sementara Amerika Serikat (AS) dan sekutunya akan mengenakan sanksi baru terhadap Rusia karena keputusan Putin tersebut. (Sumber : Kompas.com)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 548 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 405 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 402 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan