Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
Kemlu Sebut 153 WNI di Ukraina Dalam Kondisi Aman dan Selamat
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memastikan sebanyak 153 warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Ukraina kini dalam kondisi aman dan selamat. Mereka kini tengah berada di sejumlah titik safe house.
"Semuanya kondisi aman dan selamat dan telah berada di beberapa titik safe house yang telah disiapkan KBRI," kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Sabtu (26/2/2022).
Sebanyak 153 orang tersebut tercatat di data terbaru yang dimiliki Kedutaan Besar RI di Kiev. Mayoritas dari mereka merupakan pekerja migran.
Kemudian, Judha menerangkan kalau sebanyak 4 WNI berada di medan pertempuran yakni di Kharkiv dan 9 WNI berada di Chernihiv. Ia menyebut pihaknya sudah bisa menghubungi mereka sehingga kondisi mereka dapat terpantau.
"Kami sudah berhasil menghubungi mereka dan selalu memantau kondisi mereka," ujarnya.
Anggota Komisi I DPR RI, Helmy Faishal Zaini meminta pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk melakukan langkah protektif dan mitigatif kepada warga negara Indonesia (WNI) yang beradai di Ukraina. Ia meminta pemerintah untuk segera melakukan evakuasi dan memberikan perlindungan terhadap 138 WNI yang kini berada di Ukraina.
"Ada sekitar 138 WNI yang tinggal di Ukraina. Dalam situasi yang sangat tidak aman pasca serangan Rusia atas Ukraina, kita berharap pemerintah RI melalui Kemenlu, bisa segera melakukan evakuasi dan perlindungan kepada saudara-saudara kita," kata Helmy dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (26/2/2022).
Helmy menegaskan kalau keselamatan WNI menjadi tanggung jawab bersama selain terus mengupayakan gencatan senjata dan perdamaian untuk kedua belah pihak. Sementara itu, Komisi I DPR RI dikatakannya melakukan komunikasi intensif dengan pihak Kemenlu untuk mencari langkah strategis.
"Guna mengupayakan solusi terbaik bagi WNI yang berada di Ukraina," ujarnya. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 247 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 165 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 151 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun