Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
Gejala Umum Terinfeksi Virus Corona Varian Omicron Siluman
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sejak pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan, virus corona Covid-19 varian Omicron telah memiliki sub varian terbaru, salah satunya Omicron siluman. Hingga saat ini, setidaknya ada lima varian yang telah terdaftar di Organisasi Kesehatan Dunia WHO.
Subvarian Omicron yang dikenal sebagai BA.2 ini, dikatakan lebih menular. Hal itu diungkap oleh Pimpinan Teknis Covid-19 WHO, Maria Van Kerkhove, di mana disebut Omicron siluman lebih menular dibanding subvarian BA.1 yang dominan.
Melansir dari Times of India, WHO saat ini sedang memantau BA.2 untuk melihat apakah subvarian ini dapat meningkatkan jumlah infeksi baru, mengingat varian BA.1 telah mendominasi negara dunia.
Gejala Umum dari Omicron Siluman
Sebuah laporan mengungkapkan, ada gejala umum yang terjadi pada orang yang terinfeksi varian Omicron siluman.
Gejala tersebut antara lain pusing atau vertigo, yang dapat menjadi salah satu tanda awal infeksi. Para ahli mengatakan, orang yang mengalami kelelahan juga menjadi salah satu gejala pada infeksi subvarian Omicron.
Meski demikian, ada gejala ringan lainnya yang bisa terjadi seperti pilek, tenggorokan gatal, sakit kepala, kelelahan, bersin, nyeri tubuh, keringat malam, kehilangan nafsu makan, dan muntah-muntah. Tak hanya itu, seorang yang tertular varian Omicron siluman juga bisa mengalami pingsan, kabut otak, ruam kulit, dan konjungtivitis.
Di samping itu, para peneliti di Denmark telah menemukan bahwa BA.2 diketahui 1,5 kali lebih mudah menular dibanding BA.1, bahkan tetap bisa menginfeksi orang yang telah divaksinasi.
Meski begitu, orang yang sudah divaksinasi secara lengkap lebih kecil kemungkinan tertular Omicron siluman dibanding orang yang tidak divaksinasi.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 243 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 162 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 148 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun