Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 1 Agustus 2026
Dokter Syok dan Heran Temukan Gelas di Perut Pria Ini
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sejumlah dokter mengaku terkejut dan bingung usai menemukan gelas di perut seorang pria. Seorang pria dikatakan mengaku tidak sengaja melakukan hal tak terduga saat sedang menikmati minum teh.
Buntut dari kejadian tersebut seorang pria harus menjalani perawatan di sebuah rumah sakit. Pria berumur 55 tahun asal India itu mulanya dirawat di rumah sakit lantaran sembelit dan sakit parah di bagian perut.
Selama tes ultrasound dan sinar-X, dokter menemukan 'gangguan serius' di usus dan menemukan bahwa itu gelas kaca.
Sempat Gagal
Ahli bedah di rumah sakit swasta Madipur, Bihar, India sempat mencoba mengeluarkan objek gelas kaca melalui prosedur endoskopi. Sayangnya, hal tersebut sama sekali tak membuahkan hasil dan gagal.
Berhasil dengan Pembedahan
Mereka pun melakukan pembedahan dan dapat berhasil mengangkat gelas kaca dari perut pria tersebut. Pria itu malu-malu menjawab dan mengaku penyebab hal itu lantaran tak sengaja menelan gelas saat menikmati teh kala itu.
Para ahli masih heran mengapa bisa dan bagaimana sebuah gelas kaca dapat tertelan. Terlebih lagi melewati saluran makanan yang terlalu sempit untuk benda itu.
Masih Menjadi Misteri
dr. Mahmudul Hasan yang memimpin operasi itu masih bertanya-tanya keheranan bagaiamana objek itu dapat masuk ke tubuh pasiennya.
"Bagaimana sebuah gelas dapat masuk ke dalam tubuh dari pasien, masih menjadi sebuah misteri," ujar dr. Mahmudul Hasan.
Kini, pasien dilaporkan sudah dalam kondisi stabil usai operasi pengeluaran gelas kaca dari dalam perutnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 233 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 155 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 147 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun