Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Kakak Sebut 17 Alasan Memohon Ngepah Karang
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ngepah karang yang dilakukan Desa Adat Tegallinggah, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, pada Sabtu lalu (26/2) dikarenakan ada permohonan dari kakak pertama, Dewa Putu Tilem, 71, dan kakak kedua, Dewa Nyoman Samba.
Tilem dan Samba merasa Ngepah Karang menjadi alternatif untuk meredam ketidakharmonisan dengan adik kecil mereka, Dewa Putu Raka Adnyana.
Tilem dan Samba pun menunjukkan dasar Ngepah Karang dari surat permohonan yang dilayangkan kepada Desa Adat.
“Ada 17 alasan, semuanya tertera di sini. Dari ratusan alternatif, kami rasa alternatif Ngepah Karang sementara yang terbaik,” ujarnya, Senin (28/2).
Dari 17 alasan tersebut, masalah yang terjadi di seputaran pekarangan yang ada merajannya cukup komplek. Mulai dari masalah di Bale Delod, pembangunan WC, dilarang sembahyang ke merajan, dilarang menghaturkan banten dan lainnya. Bahkan, keluarga tersebut juga masuk ke ranah pengadilan dan kepolisian.
Hingga akhirnya, permohonan tersebut diproses desa adat. Karena dari pihak adik menolak dikepah, maka berlanjut ke Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten dan MDA Provinsi Bali. Sampai muncul keputusan MDA Bali pada Desember 2021.
Keputusan MDA Bali itulah yang menjadi penguat desa adat untuk membagi pekarangan rumah menjadi tiga bagian.
Bagian Timur ditempati Dewa Putu Tilem, 71, pensiunan Camat yang memiliki anak-anak perempuan. Bagian selatan ditempati Dewa Nyoman Samba, 62, yang tidak memiliki anak.
Dan bagian utara ditempati Dewa Putu Raka Adnyana, 57, yang memiliki anak lelaki. Atas upaya Ngepah Karang oleh pihak desa dan disaksikan Camat, Perbekel, kepolisian hingga TNI, baik Dewa Tilem dan Dewa Samba mengucapkan terima kasih.
“Terima kasih atas upaya yang dilakukan, kami mengucapkan penghargaan,” tutup dia.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5426 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3449 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2289 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1080 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan