Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Google Maps Matikan Fitur Pentingnya di Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Alphabet Inc, pada Minggu (27/2/2022) mengumumkan telah mematikan sementara beberapa fitur penting Google Maps di Ukraine demi memastikan keselamatan warga sipil di negara yang sedang berjuang melawan invasi militer Rusia tersebut.
Beberapa fitur kunci Google Maps, seperti yang berfungsi untuk menampilkan informasi kondisi lalu-lintas dan seberapa padatnya sebuah ruang publik seperti restoran, kini telah dimatikan.
Google mengatakan telah berkonsultasi dengan beberapa pihak, termasuk dengan otoritas Ukraine, sebelum mematikan fitur-fitur tersebut, demikian diwartakan Reuters.
Seperti diwartakan sebelumnya, Ukraina sedang berjuang melawan invasi Rusia sejak pekan lalu. Kini hampir 400.000 warga sipil Ukraine mengungis ke negara-negara tetangga.
Alphabet sendiri termasuk salah satu perusahaan teknologi yang aktif melindungi warga sipil dalam konflik tersebut. Sebelumnya Youtube, salah satu anak usaha Alphabet, sudah mencabut hak media-media Rusia untuk meraup pemasukan iklan dari video-video mereka di platform video online tersebut.
Sebelumnya Facebook juga sudah menerapkan kebijakan yang sama terhadap media-media Rusia.
Sementara SpaceX pada akhir pekan kemarin mengumumkan telah menyediakan koneksi internet menggunakan jaringan satelit Starlink di Ukraina, setelah infrastruktur internet negara tersebut dilumpuhkan militer Rusia. (Sumber : Suara.com)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 558 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 424 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 424 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan