Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Google Maps Matikan Fitur Pentingnya di Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Alphabet Inc, pada Minggu (27/2/2022) mengumumkan telah mematikan sementara beberapa fitur penting Google Maps di Ukraine demi memastikan keselamatan warga sipil di negara yang sedang berjuang melawan invasi militer Rusia tersebut.
Beberapa fitur kunci Google Maps, seperti yang berfungsi untuk menampilkan informasi kondisi lalu-lintas dan seberapa padatnya sebuah ruang publik seperti restoran, kini telah dimatikan.
Google mengatakan telah berkonsultasi dengan beberapa pihak, termasuk dengan otoritas Ukraine, sebelum mematikan fitur-fitur tersebut, demikian diwartakan Reuters.
Seperti diwartakan sebelumnya, Ukraina sedang berjuang melawan invasi Rusia sejak pekan lalu. Kini hampir 400.000 warga sipil Ukraine mengungis ke negara-negara tetangga.
Alphabet sendiri termasuk salah satu perusahaan teknologi yang aktif melindungi warga sipil dalam konflik tersebut. Sebelumnya Youtube, salah satu anak usaha Alphabet, sudah mencabut hak media-media Rusia untuk meraup pemasukan iklan dari video-video mereka di platform video online tersebut.
Sebelumnya Facebook juga sudah menerapkan kebijakan yang sama terhadap media-media Rusia.
Sementara SpaceX pada akhir pekan kemarin mengumumkan telah menyediakan koneksi internet menggunakan jaringan satelit Starlink di Ukraina, setelah infrastruktur internet negara tersebut dilumpuhkan militer Rusia. (Sumber : Suara.com)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5430 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3449 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2291 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1084 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan