Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 1 Agustus 2026
5 Dampak Buruk Overthinking untuk Kesehatan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Overthinking yang terjadi secara terus-menerus dapat mengacaukan aktivitas harianmu. Bahkan, bisa mengganggu kesehatanmu juga. Merangkum dari Halodoc dan Hellosehat, berikut ini dampak buruk overthinking untuk kesehatan. Perhatikan baik-baik ya.
1. Mengganggu sistem pencernaan
Overthinking dapat mengakibatkan kamu mengalami stres. Hal ini dapat berpengaruh terhadap sistem pencernaan. Pasalnya, otak manusia dan organ pencernaan juga saling berhubungan.
Ketika seseorang stres, maka respons tubuh secara alami yang dapat terjadi yakni meningkatnya hormon kortisol. Sementara itu, hormon ini dapat memengaruhi sistem pencernaan, sehingga dapat memicu beberapa gangguan, seperti GERD, konstipasi, kenaikan asam lambung, Irritable Bowel Syndrome (IBS), dan sebagainya.
2. Mengganggu kinerja otak
Berpikir menjadi kendali dari otak. Oleh karena itu, otak menjadi organ yang mengalami dampak serius saat kamu overthinking. Stres yang disebabkan oleh overthinking dapat mengganggu kesehatan otak. Stres dapat memicu produksi hormon kortisol tinggi. Hal ini bisa menyebabkan sel-sel otak pada hipokampus menjadi rusak.
3. Memengaruhi sistem kardiovaskuler
Terlalu banyak berpikir dapat berisiko mengganggu jalannya sistem organ kardiovaskuler. Beberapa masalah yang dapat terjadi, misalnya pusing, sakit dada, dan takikardia (detak jantung di atas normal).
Seseorang yang overthinking juga rentan melakukan penyalahgunaan zat, mengalami depresi, dan gangguan tidur. Hal ini turut membuat kondisi sistem kardiovaskuler memburuk.
4. Daya tahan tubuh melemah
Berpikir berlebihan hingga stres dapat membuat daya tahan tubuh menjadi lemah. Hal ini mengakibatkan kamu menjadi mudah untuk jatuh sakit dan terserang infeksi penyakit. Hal ini lagi-lagi karena pengaruh hormon kortisol saat kamu sedang stres. Pelepasan hormon tersebut dapat melemahkan sistem imunitas tubuhmu.
5. Memengaruhi kesehatan kulit
Overthinking turut berdampak pada kesehatan kulit. Perasaan cemas dan khawatir berlebihan yang terjadi secara intens dapat menyebabkan gangguan kulit. Beberapa gangguan yang bisa terjadi di antaranya dermatitis atopik, psoriasis, pruritus, dan masih banyak yang lain.
Nah, itulah lima dampak negatif overthinking yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan. Yuk, jaga kesehatanmu dengan mengurangi kebiasaan overthinking!
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 216 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 147 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 143 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun