Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Soal Motor Listrik, Ketua Pecalang Bali: Jalan Kaki Lebih Metaksu
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ketua Pecalang Provinsi Bali, Made Mudra mengapresiasi keputusan Majelis Desa Adat Provinsi Bali untuk mengembalikan motor listrik kepada PLN UID Bali dan komunitas pengguna motor listrik.
Sebanyak 35 motor listrik itu secara simbolis telah diserahterimakan oleh PLN dan komunitas kepada perwakilan Pecalang pada Jumat 25 Februari 2022 lalu di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Sumerta, Denpasar.
"Tentu kami berterimakasih kepada yang meminjamkan motor listrik kepada Pecalang. Terlebih dalam rangka berniat meringankan tugas Pecalang. Namun momennya kurang pas. Nyepi jangan dijadikan ajang promosi oleh perusahaan," ungkapnya saat diwawancarai Senin (28/2/2022).
Bagi dia, akan lebih berwibawa seorang Pecalang bertugas dengan berjalan kaki. Itu yang membuat Pecalang metaksu. Dalam rangka penanganan kegawatdaruratan, selama ini dapat diatasi Pecalang dengan baik, dengan mengedepankan kesigapan dan koordinasi dengan radio amatir.
Dia sepakat bahwa penggunaan motor listrik akan mempercepat tugas Pecalang dalam mengawasi pelaksanaan Catur Brata Penyepian. Terutama dalam mengatasi jika ada hal gawat darurat.
"Kita sudah punya kesepakatan bersama dengan lintas lembaga, bahwa saat Nyepi tidak ada lalu lalang. Kecuali gawat darurat. Jangan sampai kemudahan transportasi ini melanggar praktik Catur Brata Penyepian," tuturnya.
Pemberian motor listrik belum lama ini turut dihadiri oleh Kadis Perhubungan Provinsi Bali, I Gede Wayan Samsi Gunarta. Namun ia memilih tidak hadir dalam penyerahan motor kepada Pecalang.
Dia menyebut gerakan ini dalam rangka mendukung Bali menuju energi bersih yang juga sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Bali.
Kata dia, penggunaan motor listrik juga akan dilakukan saat perayaan pada Tumpek Wayang dalam waktu dekat ini.
Pada pertemuan itu, Manager Humas PLN UID Bali Made Arya telah menegaskan, agar penggunaan motor listrik saat Nyepi apalagi dalam kondisi darurat.
Dia berharap jangan sampai pemberian fasilitas ini justru mengganggu pelaksanaan Nyepi. Menurutnya, Pecalang memantau pelaksanaan Catur Brata Penyepian dengan berjalan kaki.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 567 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 439 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan