Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




290 Pasien Covid-19 di Denpasar Sembuh

Kasus Aktif 3,64 Persen

Senin, 28 Februari 2022, 23:50 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/290 Pasien Covid-19 di Denpasar Sembuh.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Penanganan Covid 19 di Kota Denpasar kian menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19 Kota Denpasar pada Senin (28/2), kasus meninggal dunia bertambah 3 orang dan kasus sembuh bertambah 290 orang. 

 

Sementara itu, kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 68 orang. Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 50.537 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 47.638 orang (94,26 persen), meninggal dunia sebanyak 1.064 orang (2,10 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 1.838 orang (3,64 persen).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini penularan virus covid 19 di Kota Denpasar walaupun mengalami penurunan tetapi angkanya masih tinggi. Karenanya, diimbau kepada masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.

"Kondisi ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid akan kembali meningkat, sehingga diperlukan kerja sama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai.

 

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 3 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru yang disebut dengan varian Omicron.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dps



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami