Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 1 Agustus 2026
Gadis Ini Didiagnosis Steven-Johnson Syndrome Usai Minum Obat
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang gadis bernama Afina Syifa mengalami ruam dan kulit melepuh setelah mengonsumsi dua obat, yakni Fluimucil dan Panadol. Setelah diperiksa, dokter mendiagnosisnya dengan Sindrom Steven-Johnson (SJS).
Kisahnya berawal dari ketika ia terinfeksi virus corona Covid-19. Ia pun mendapat saran untuk mengonsumsi dua obat tersebut untuk mengurangi gejalanya.
"Emang basic-nya keluarga aku kesehatan. Jadi, ngasih sarannya obat," jelas Afina, mengutipnya dari TikTok @afinasyf.
Setelah mengonsumsi dua obat tersebut, Afina lansung mengalami berbagai reaksi, seperti mata berair, bibir bengkak, ruam dan melepuh di seluruh tubuh. Ruam tersebut sampai muncul di telapak tangan dan kakinya. Bahkan, ia sampai kesulitan berjalan akibat lepuhan di kulitnya.
Setelah mengalami kondisi tersebut, ia langsung memeriksakan diri ke rumah sakit di Bekasi.
"Dari Bandung aku langsung otw ke Primaya Bekasi. Mauk UGD, masuk isolasi," sambungnya.
Banyak teman-temannya yang menduga Afina mengalami Sindrom Stevens-Johnson.
"Katanya emang ada yang bilang SJS. Banyak temen-temen komen di sini SJS, kan. Steven-Johnson Syndrom. Tapi ada yang ngomong autoimun juga," imbuhnya.
Dalam kolom komentar, Afina menjelaskan bahwa ia didiagnosis SJS. Sindrom Steven-Johnson (SJS) merupakan reaksi alergi dengan gejala ruam dan lapuhan di kulit, lapisan bola mata, rongga mulut, dubur, dan kelamin, menurut Alodokter.
Kondisi ini terjadi akibat reaksi hipersensivitas terhadap obat atau infeksi. Penyakit ini merupakan kondisi gawat darurat yang harus mendapatkan penanganan segera.
Pada orang dewasa, Sindrom Stevens Johnson dapat disebabkan oleh efek samping obat-obatan berikut:
- Obat asam urat, seperti allopurinol
- Obat pereda nyeri, misalnya misalnya meloxicam, naproxen, atau piroxicam
- Obat antibiotik, misalnya penisilin atau golongan sulfonamida
- Obat antivirus nevirapine
- Obat antikejang, seperti carbamazepine dan lamotrigine
Sedangkan pada anak-anak, sindrom ini elbih sering dipicu oleh infeksi virus. Pada kasus yang jarang terjadi, kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi bakteri.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 201 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 137 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 135 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun