Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Presiden Ukraina Remehkan Ancaman Rudal Nuklir Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Ancaman Presiden Rusia Vladimir Putin terkait penggunaan senjata nuklir dianggap remeh oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan menganggapnya sebagai gertakan belaka.
“Saya pikir ancaman nuklir adalah gertakan. Menjadi seorang pembunuh adalah satu hal. Lain halnya dengan bunuh diri. Setiap penggunaan senjata nuklri berarti akhir bagi semua pihak, bukan hanya bagi orang-orang yang menggunakannya,” kata Zelensky dalam wawancara bersama Die Zeit, Rabu (9/3/2022) lalu.
Malah, menurutnya, ancaman Putin tersebut memperlihatkan kelemahan dari presiden Rusia tersebut.
“Anda hanya mengancam penggunaan senjata nuklir ketika tidak ada cara lain yang berhasil. Saya yakin bahwa Rusia menyadari konsekuensi bencana dari setiap upaya untuk menggunakan senjata nuklir,” ujar Zelensky.
Sejatinya, ancaman nuklir sudah terlihat sejak hari pertama pergerakan pasukan strategis nuklir Rusia sehari sebelum rudal nuklir siaga.
Saat ini, Rusia mengumumkan, setidaknya 500 tentaranya telah gugur dalam pertempuran di Ukraina sementara lebih dari 1.500 prajurit lainnya mengalami luka-luka. Sementara, pihak Ukraina mengklaim berhasil membunuh lebih dari 11 ribu tentara Rusia.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 567 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 443 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan