Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
5 Masalah Vagina Yang Bisa Jadi Tanda Kondisi Kesehatan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Setiap wanita memiliki ukuran dan bentuk vagina yang berbeda-beda. Vagina adalah organ intim wanita yang berupa tabung dengan panjang sekitar 8 cm yang mengarah dari leher rahim dan turun ke vulva.
Vagina bisa membantu kita dalam segala hal, termasuk hubungan seks, menstruasi hingga melahirkan secara normal. Tapi, semua wanita perlu tahu bahwa beberapa tanda-tanda pada vagina bisa mengindikasikan suatu kondisi kesehatan.
Berikut ini dilansir dari The Sun, beberapa tanda peringatan pada vagina yang perlu diperhatikan.
1. Vagina gatal dan terasa terbakar
Jika Anda mengalami sensasi terbakar atau gatal pada vagina, itu bisa disebabkan oleh bubuk atau sabun cucian yang digunakan untuk membersihkan CD. Tapi, ini juga bisa disebabkan oleh sabun mandi.
NHS sendiri mengatakan vagina gatal bisa menjadi tanda vaginitis. Selain itu, gatal pada alat kelamin juga bisa disebabkan oleh mencukur atau mengoleskan krim atau larutan tertentu.
Beberapa penyebab gatal yang paling umum termasuk infeksi jamur, kutu, eksim dan infeksi menular seksual.
"Gatal dapat menjadi bagian dari masalah kulit umum, seperti eksim. Ini juga bisa menjadi tanda kondisi lain, seperti lichen sclerosus," kata Dr Suzy Elneil, konsultan uroginekologi dan uroneurologi di University College Hospital, London.
2. Keputihan
NHS menyatakan keputihan adalah hal yang normal terjadi. Tapi, ekstur serta jumlah keputihan dapat bervariasi sepanjang siklus menstruasi Anda.
Jika keputihan terlihat berbeda dari biasanya, seperti berubah warna atau berbau. Kondisi itu bisa menjadi tanda infeksi, sehingga segera temui dokter.
3. Benjolan
Vulva Anda memiliki sejumlah kelenjar, termasuk kelenjar minyak sehingga Anda mungkin mengalami benjolan kecil seiring waktu.
Benjolan ini juga bisa menjadi tanda infeksi menular seksual, seperti kutil kelamin dan herpes genital.
Jika Anda mengalami kutil kelamin, kemungkinan benjolannya kecil dan berwarna seperti daging. Benjolan juga bisa disebabkan oleh penggunaan pisau cukur untuk mencukur rambut.
4. Vagina berbau
Setiap orang memiliki bau vagina yang berbeda-beda. Dr. Elneil mengatakan bau vagina bisa berubah pada waktu yang berbeda dari siklus reproduksi dan tidak selalu tanda infeksi.
Kecuali, bila Anda mencium bau tembaga dari vagina. Bau ini biasanya disebabkan oleh darah atau Anda segera menstruasi.
5. Haid tidak teratur
Menstruasi yang tidak teratur tidak selalu merupakan tanda masalah kesehatan. Ada banyak penyebab berbeda dari menstruasi yang tidak teratur, salah satunya pubertas.
Saat Anda pertama kali menstruasi, Anda mungkin akan mengalami ketidakteraturan pada 1-2 tahun pertama. Haid juga tidak akan teratur bila menjelang menopause, yang biasanya terjadi antara usia 45 dan 55 tahun.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3023 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2070 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2043 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1822 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun