Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Sony Hentikan Penjualan PlayStation di Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sony memutuskan tak lagi jual konsol PlayStation di Rusia. Tak hanya hardware, perusahaan asal Jepang itu juga berhenti menjual software, termasuk di dalamnya game-game untuk konsol PS.
Perwakilan Sony mengatakan bahwa perusahaan telah menangguhkan semua produk software dan hardware di Rusia. Contohnya seperti game balap Gran Turismo 7 hingga toko aplikasi PlayStation Store.
“Sony Interactive Entertainment (SIE) bergabung dengan komunitas global dalam menyerukan perdamaian di Ukraina,” kata Sony, dikutip dari CNBC, Kamis (10/3/2022).
Sony juga akan memberikan bantuan senilai 2 juta dolar AS atau Rp 28 miliar untuk para korban perang Rusia-Ukraina. Dana bantuan ini akan diserahkan ke United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) dan NSO internasional Save the Children.
Sony menambah daftar panjang perusahaan game yang menarik diri dari Rusia. Minggu lalu, banyak perusahaan dan pengembang game yang menghukum Rusia atas invasinya ke Ukraina.
CD Projekt selaku pengembang game Cyberpunk 2077 misalnya, mereka sudah memblokir semua penjualan game dan konten di Rusia serta Belarusia. Electronic Arts (EA) selaku pengembang FIFA 2022 juga melakukan hal serupa.
Lalu ada Microsoft yang turut menghentikan semua penjualan untuk produk seperti Xbox, software, hingga layanan berlangganan. Epic Games juga melakukan hal sama, di mana mereka menghentikan transaksi dalam game untuk pemain Rusia.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3368 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1557 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 801 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan